Gubernur Terpilih Jamu Kepala BNPB & Bupati/Walikota

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menjamu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Doni Moenardo dan Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota di kediaman pribadinya, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (9/4/19) malam. Acara itu dibalut dalam suasana keakraban dan kebersamaan, sambil menikmati lagu-lagu dari Nanala Voice.

Pantauan media ini, hadir dalam jamuan makan malam, selain Moenardo dan jajaran petinggi BNPB, terlihat pula perwakilan Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Plh Gubernur Maluku, Hamin Bin Thahir, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Bupati Buru Ramli Umasugi, Bupati Buru Selatan Tagop Soulissa, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benjamin Noach, Bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo, Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Johan Gonga, Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury.

Terlihat pula Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq, Kepala Kajati Maluku Triyono Haryanto, Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof Nus Saptenno, pimpinan SKPD Provinsi Maluku, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Murad katakan, acara jamuan makan malam ini adalah silaturahmi biasa untuk beramah-tamah dengan kepala BNPB dan kepala daerah se-Maluku yang hadir di Ambon untuk mengikuti musyawarah perencanaaan pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2020. Sekaligus saling bertukar informasi tentang perkembangan daerah yang bisa jadi referensi pasca nantinya resmi dilantik sebagai Gubernur Maluku.

“Ini acara luar biasa, dari kita dan untuk kita. Semoga silaturahmi diantara kita tetap terjalin dengan baik terus bahkan ketika saya dilantik nantinya. Saya mohon kita sama-sama saling menjaga Maluku terus damai. Saya merasa bertanggungjawab untuk keamanan dan ketertiban di Maluku terkhusus saat Pileg dan Pilpres. Saya harap kita terus bersinergi sebagai kepala daerah dan Forkopimda,” ujar mantan Kapolda Maluku itu.

Kedepan kata Murad, pasca dilantik menjadi Gubernur Maluku, dirinya akan menjadi dinamisator dan stabilisator untuk 11 kabupaten/kota sebagaimana telah menjadi komitmen dari awal. Dengan satu tujuan Maluku harus maju dan bisa sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia. Karena itu, direncanakan nantinya setiap satu atau dua bulan, dilakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan Bupati/Walikota di kabupaten/kota, tak hanya di provinsi. Disitulah, mungkin ada paparan perkembangan dan masalah di daerah agar dipikirkan solusi serta kelebihan di satu kabupaten/kota bisa ditiru daerah lainnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *