by

Gubernur Resmikan Gedung Gereja Imanuel

AMBON, MRNews.- Gubernur Maluku Murad Ismail, meresmikan Gedung Gereja Imanuel Jemaat Galala,-Hative Kecil, Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Maluku bersama Ketua MPH Sinode GPM Pendeta A.J.S Werinusa dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh isteri Gubernur Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail.

Gubernur Maluku dalam sambutanya memgatakan, pentahbisan Gedung Gereja Imanuel Jemaat GPM Gatik ini menjadi tanda bahwa Tuhan senantiasa ada bersama para pelayan dan umat GPM dan seluruh masyarakat Maluku.

Dikatakan, gedung gereja selain tanda kasih dan berkat Tuhan, juga merupakan wujud nyata kebersamaan dan persekutuan umat baik panitia maupun warga jemaat dibantu oleh berbagai pihak, para donatur, pemerintah dan pihak terkait lainnya, sehingga pembangunan gedung gereja ini dapat dilaksanakan.

Unik dan menarik bahwa dalam khazanah budaya dan tradisi masyarakat Maluku, pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari proses kebersamaan lintas agama pula kehadiran dan partisipasi Basudara Pela Muslim dari Hitu Lama dan Hitumesing merupakan sebuah fakta sejarah yang patut diapresiasi tinggi.

Salam-Sarani kerja sama-sama membangun rumah ibadah untuk memuliakan Tuhan.

Fakta budaya, merupakan modal sosial yang perlu terus menjadi energi positif untuk membangun toleransi dan kerjasama antar-agama di Maluku yang dikenal sebagai wilayah multikultural.

“Saya mintakan, agar spirit kehidupan Orang Basudara di Maluku harus terus dijaga dan dirawat guna bersama-sama membangun Maluku yang maju dan sejahtera, yang memiliki reputasi baik di daerah ini, di tingkat nasional maupun global,” imbaunya.

Saat ini umat manusia di seluruh dunia dan umat beragama pada khususnya saat ini menghadapi masalah global yakni Pandemi Covid 19.

“Sehubungan upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19, maka aktivitas rumah-rumah ibadah dibatasi. Begitupula penggunaan Gedung ibadah diaktivasi sesuai dengan kondisi dan progress upaya mengatasi virus ini. Namun demikian, protokoler medis harus tetap menjadi perhatian kita bersama,” imbau Gubernur.

Ia menambahkan, di lain pihak, pada masa pendemi, budaya saling menolong, solidaritas lintas agama mesti terus ditingkatkan.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengucapkan Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru bagi seluruh masyarakat Maluku, semoga Natal membawa damai dan tahun baru membawa kebahagiaan dan kemaslahatan bagi kita semua. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed