by

Golkar “Pede” Rebut Kemenangan Nasional & Maluku di 2024

AMBON,MRNews.com,- Ketua DPD Golkar Maluku Ramli Umasugi memastikan Golkar di tahun 2024 mendatang percaya diri alias pede (PD) dapat merebut kemenangan dan kepemimpinan dilevel nasional dan provinsi Maluku.

Sehingga dengan demikian tujuan partai Golkar yaitu Karya Kekaryaan di Indonesia dan khususnya untuk membangun Maluku dapat tercapai.

“2024 kita akan masuki siklus 20 tahunan. Dengan spirit mengusung Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden yang kemudian menjalankan berbagai kebijakan strategis dan taktis. Mari kita sukseskan konsolidasi untuk rebut kembali kemenangan partai Golkar di 2024, menang Pileg, Pilpres dan Pilkada,” tandas Umasugi.

Oleh sebab itu, dirinya minta kerjasama, soliditas dan loyalitas terhadap perjuangan partai harus dijaga. Rakerda dan Rapimda jadi momentum membahas program kerja faktual sesuai doktrin karya kekaryaan untuk Golkar hadir dan jadi solusi ditengah masyarakat Maluku, sekaligus siapkan strategi pemenangan tri sukses Pemilu.

“Mari kita bersatu, bergandeng tangan untuk sama-sama membangun Golkar di Maluku dan kita berjuang maksimal untuk bapak Airlangga Hartarto sebagai Presiden Indonesia. Agar kedepan, kader Golkar dapat memimpin Maluku,” jelas Umasugi saat pembukaan Rakerda & Rapimda di Hotel SwissBell Hotel Ambon, Minggu (26/9/21).

Sementara, Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar Akbar Tandjung katakan, Golkar Maluku perlu memanfaatkan momentum Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) untuk evaluasi kinerja pengurus partai dan merancang strategi Pemilu 2024 mendatang.

“Gunakan lah momentum ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki sikap dan menentukan strategi yang tepat. Kemudian memperbaiki kekurangan juga kelemahan-kelemahan partai!” kata mantan Ketua DPR RI saat pidato politiknya.

Ia menilai saat ini elektabilitas Golkar tengah menurun. Untuk itu, momentum Rakerda dan Rapimda ini juga perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki internal partai.

“Kalau dari survei perlihatkan menurun. Bahkan ada waktu itu survei yang Golkar itu 3,5 persen. Walau itu bukan nasional, tapi disini kesimpulannya menurun. Bagaimana menurun ini bisa kita stop. Kemudian kita lakukan langkah-langkah supaya kita bisa naik kembali,” tegas Akbar.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan, keberhasilan sebuah partai politik adalah memenangi pemilihan umum (Pemilu).

“Meski konsolidasi kita banyak, KTA disebar tapi kalau tidak menang Pemilu sama saja.
DPP dan DPD harus terintegrasi dalam kemenangan partai. Instrumen kemenangan tiga diantaranya ialah figur atau ketokohan harus tetap dijaga, isu program dan opini serta kerja nyata,” tandas Ketua Komisi II DPR RI itu.

Khusus bagi calon kepala daerah incumbent yang akan bertarung kedepan, agar Golkar menang maka penting harus ditunaikan janji politik kepada rakyat, buat program yang menyentuh agar Golkar tetap dihati rakyat dan berupaya menangkan Golkar 20 persen agar bisa calon sendiri.

“Mari jaga kesolidan kita untuk capai menang Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024. Kita harus pandai membuka diri, jangan ego dan merangkul semua kader tanpa kecuali. Perbedaan didalam partai itu biasa. Tapi ketika solid saja sulit, apalagi tidak solid?,” ingat mantan Ketua Umum KNPI. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed