Golkar dan Jokowi-Maruf Harus Menang di Maluku

AMBON,MRnews.com,- Ketua DPD Golkar Maluku, Said Assagaff minta dan instruksikan seluruh kader terutama para caleg yang maju di DPR-RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota untuk tetap solid dan fokus bekerja memenangkan partai Golkar di pemilihan legislatif (Pileg) dan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Maruf Amin pada 17 April 2019 mendatang khususnya di provinsi Maluku.

Salah satu cara memenangkan Golkar dan Jokowi-Maruf Amin tentu dengan penentuan dan penguatan saksi-saksi di tiap tempat pemungutan suara (TPS) yang akan mengawal suara partai, caleg dan Jokowi-Maruf. Karena itu harus memilih yang militan dan agresif dari upaya kecurangan yang bisa merugikan partai, caleg serta Jokowi-Maruf.

“Pemilu 2019 adalah penentuan dan momentum bagi partai Golkar. Maka semua kader khusus para caleg harus lebih meningkatkan agresifitas dan fokus memenangkan partai dan Jokowi-Maruf Amin. Tentu memang Pileg lebih jadi prioritas karena disitu penentuan suara partai ke parlemen. Sampai di titik ini, saksi-saksi yang militan jadi kunci, sehingga harus diidentifikasi dan penguatan benar. DPD Golkar sudah rapat untuk mantapkan itu semua dan saya sudah tekankan, memberi motivasi,” ujar Assagaff saat ditemui di Ambon, Sabtu (30/3/19).

Dengan sistem konversi suara kali ini yang jauh berbeda dengan Pileg 2014, maka mantan Gubernur Maluku ini harapkan seluruh caleg Golkar tidak saling sikut, menjatuhkan atau melakukan hal buruk lainnya. Tetapi harus bekerjasama, saling komunikasi, mendukung dan mengisi kekurangan satu dengan lainnya. Dengan begitu, target kemenangan di Pileg yang sudah dicanangkan jauh hari bisa tercapai termasuk menangnya Jokowi-Maruf.

Ketua Bappilu DPD Golkar Maluku, Haerudin Tuarita saat dihubungi menambahkan, harapan ketua DPD (Assagaff-red) untuk meningkatkan agresifitas caleg agar mencapai target kemenangan Pileg dan Pilpres di Maluku merupakan kewajiban. Karena sudah hitung hari menuju moment politik lima tahunan itu. Sehingga penting juga menyiapkan saksi-saksi yang militan sebagai perpanjangan tangan guna mengawal suara partai dan Capres-Cawapres.

“Saksi di TPS itu yang ditekankan jadi prioritas dan harus diperkuat. Guna mengawal suara partai. Karena nanti saat pemilihan, ada lima kali perhitungan dan mungkin malam baru tuntas. Apalagi target Golkar khan tetap pertahankan satu kursi DPR-RI dan menambah perolehan kursi DPRD provinsi dari saat ini enam, jadi delapan atau sembilan guna meraih posisi ketua DPRD Maluku. Kita harus fokus dan kerja maksimal untuk itu. Tidak bisa kerja main-main dan slow, harus naik terus. Kerjasama sangat penting,” tukas Tuarita yang juga caleg DPRD provinsi dapil Malteng itu. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *