by

Gerindra Final, Tiga Kontestan Absen

-Politik-461 views

AMBON,MRNews.com,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku selesai melaksanakan fit and proper test bakal calon bupati dan wakil bupati di empat kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada 2020 mendatang.

Di hari terkahir pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan untuk Kabupaten SBT dan Kepulauan Aru, Rabu (4/12/19), dua balon bupati tidak mengambil bagian. Siapa? Mukti Keliobas (SBT) dan Timotius Kaidel (Aru). Sementara balon wabup SBT Arobi Kelian tidak mengambil bagian sampai penutupan kegiatan fit and proper test berlangsung.

Entah apa yang menjadi alasan kenapa mereka berhalangan hadir. Informasinya politisi PDI Perjuangan Arobi Kelian sedang berada di Makassar untuk kegiatan internal partai.

Plt Ketua DPD Gerindra Maluku Stenly Alakaman usai acara tersebut menjelaskan, bahwa proses fit and proper test yang dilakukan partai Gerindra telah masuk tahapan akhir. Dan di hari ini (kemaren-red) merupakan hari kedua pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan DPD Gerindra Maluku.

“Sabtu itu kita sudah laksanakan fit and proper test untuk kabupaten MBD dan Bursel. Hari ini (kemarin-red), giliran kabupaten Aru dan SBT. Sekaligus jadi yang terkahir tahapan ini dilaksanakan,” akuinya.

Stenly mengaku, pelaksanaan fit and proper test yang dilakukan ini diikuti oleh tiga balon bupati Aru yang telah mendaftar untuk diseleksi, yakni; Juliana Kilay, Johan Gonga dan Timotius Kaidel. Dari ketiga balon tersebut Timotius tidak memenuhi undangan DPD partai Gerindra Maluku untuk mengikuti fit and proper test.

Untuk SBT sendiri, kata Stenly, ada dua balon bupati yang mendaftar yakni; Mukti Keliobas dan Fachri Alkatiri. Hanya Mukti Keliobas yang tidak berkesempatan hadir dikarenakan mengikui Munas partai Golkar di Jakarta.

Sementara balon wabup yang mendaftar ada empat yakni; Ketua DPC Gerindra SBT Ruslan Rumalutur, Indira Harnianty Faud, Madja Rumatiga dan Arobi Kelian. Sampai terkahir penutupan, Arobi tidak memenuhi undangan alias tidak mengikuti fit and proper test.

Stenly menambahkan, semua proses telah dilalui sampai akhir dengan segala baik. Para balon bupati dan wakil bupati yang diseleksi ada putra putri terbaik di empat kabupaten. Semuanya mempunyai peluang yang sama. Apalagi dari beberapa kontestan ada kader-kader terbaik partai Gerindra.

“Jadi tidak ada yang mengklaim siapa yang berpeluang mengantongi rekomendasi. Keputusan ada di tangan DPP partai. Selesai ini hasilnya akan dirampungkan dan akan dibawa ke DPP partai Gerindra. Selanjutnya menjadi urusan DPP untuk memutuskan,” tandasnya.

Sementara Wakil Bupati SBT saat ini Fachri Alkatiri usai fit and proper test mengaku, bahwa komunikasi politik memang sejak awal terbangun dengan Arobi Kelian sebagai balon wakil bupati.

“Memang sejak awal sudah ada komunikasi kesitu. Hanya saja semua itu belum final. Finalnya jika sudah mendaftar di KPUD SBT,” ujarnya diplomatis.

“Jadi otomatis komunikasi masih dilakukan. Saya juga membuka diri terhadap siapa saja balon wakil bupati, temasuk balon dari partai Gerindra,” sambungnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed