by

Gerhana Bulan Hanya Kelihatan Sebagian di Maluku

AMBON,MRNews.com,- Setelah 26 Mei 2021 lalu Gerhana Bulan Total (GBT) dapat diamati di Indonesia, kali ini peristiwa alam yang sama juga terjadi, namun hanya terlihat sebagian di Provinsi Maluku, Jum’at (19/11).

Hal itu berdasarkan pantauan yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Ambon di puncak Karang Panjang-Ambon.

Pengamat Meteorologi & Geofisika (PMG) Muda Stasiun Geofisika Ambon, Supartoyo katakan, fase gerhana hanya terlihat pada fase U4 atau dimana gerhana bulan sebagainya mulai berakhir dan fase P4 atau gerhana bulan sebagainya berakhir.

“Untuk fase U4 sendiri itu teramati pukul 19.47 WIT dan gerhana berakhir pada pukul 21.05 WIT. Puncak gerhana untuk Indonesia timur termasuk Maluku, teramati pukul 18.02 WIT,” tandasnya disela-sela pemantauan.

Dijelaskan Supartoyo, karena ini merupakan gerhana bulan sebagian, jadi tutupan bayangan bulan tidak 100 persen. Khusus
Untuk di Maluku, hampir disemua daerah terlihat pada fase U4 dan P4.

Sementara daerah Indonesia Timur yang terlihat full gerhana matahari sambungnya, hanya di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Di Maluku khusus Kabupaten Kepulauan Aru karena dia berada diposisi yang secara geografis, bujurnya sama dengan Papua, maka dia terlihat pada fase gerhana puncak,” pungkasnya.

Diketahui, gerhana bulan adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Ini akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan ini hanya terjadi pada fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana bulan sebagian terjadi saat sebagian piringan bulan masuk ke umbra atau bayangan utama bumi. Akibatnya saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna gelap sedikit kemerahan di yang terkena umbra bumi tersebut. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed