by

Gepeng, Anjal, PSK Hingga ODGJ Jadi “PR” Dinsos Ambon

AMBON,MRNews.com,- Persoalan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), Pekerja Seks Komersil (PSK), serta anak jalanan (Anjal) saat ini keberadaanya sudah sangat menjamur di Kota Ambon.

Gepeng, PSK serta anak jalanan, kini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon untuk diselesaikan. Pasalnya, masalah itu bukanlah persoalan baru.

Dalam lima tahun terakhir, populasi gepeng dan anak jalanan serta PSK terus meningkat di Ibukota Provinsi Maluku ini.

Menanggapi persoalan dimaksud, Plt Kepala Dinsos Ambon, Enrico Matitaputty mengaku, masalah Gepeng, Anak Jalan hingga PSK saat ini menjadi fokus pihaknya, termasuk persoalan ODGJ.

“Mulai dari Gepeng, Anak Jalanan dan PSK bahkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), saat ini menjadi fokus kita di Dinas Sosial,” papar Matitaputy di Ambon, Senin (25/9).

Olehnya itu, lanjut dia, pihaknya dalam waktu dekat berencana untuk melakukan razia terhadap semua Gepeng, Anak Jalanan dan Pegawai Seks Komersial.

“Sebenarnya untuk razia sudah kita lakukan, tapi karena ada masalah non teknis makanya tertunda. Tapi dalam waktu dekat ini pasti akan kita lakukan razia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, diakui Enrico, dalam melakukan razia nantinya, pihaknya langsung menyiapkan solusi dimana mereka yang terjaring langsung dibina.

“Seperti PSK, kita sudah kerjasama dengan Disnaker dan BLK, biar kalau terjaring langsung diserahkan untuk dibina, lalu anak jalanan kita siapkan rumah singgah dan ODGJ kita masukan ke rumah sakit,” terangnya.

Mengenai ODGJ, dirinya mengimbau seluruh masyarakat kota Ambon apabila mengetahui ada tindakan pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa bisa segera dilaporkan ke Dinsos Ambon.

“Pemasungan ODGJ seperti satu kasus di Kecamatan Nusaniwe, yang dilaporkan ke kita sudah kita tangani dengan membawanya ke rumah sakit,” pinta Enrico yang juga Kepala Bappeda-Litbang Kota Ambon itu.

“Makanya kami minta kalau ada lihat kasus seperti itu, atau melihat ODGJ di lingkungan masyarakat, agar segera dilaporkan supaya bisa kami tangani, termasuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” kunci pria yang baru meraih gelar doktor itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed