Gelar Rapimda, Hanura Maluku Usung Tiga Misi

AMBON,MRNews.com,- DPD Partai Hanura Provinsi Maluku menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) tahun 2019 di Santika Hotel Premiere Ambon, Jumat (11/10/19). Didalam Rapimda itu, akui Ketua Panitia Temy Oersipuny, Hanura Maluku mengusung tiga misi atau tujuan utama yang akan dibicarakan dan putuskan oleh DPD dan DPC se-Maluku.

Tiga misi itu adalah meminta DPP untuk secepatnya melakukan Musyawarah Nasional (Munas), memberi dukungan politik kepada Oesman Sapta Odang (OSO) untuk kembali melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum DPP Hanura periode 2019-2024 serta meminta DPP segera mengambil alih atau menarik aset-aset partai dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk dikembalikan menjadi milik partai Hanura pimpinan ketum OSO dan Sekjen Hary Lontung Siregar.

Ketua DPD Hanura Maluku Yasin Payapo katakan, tiga hal itu jadi bagian strategis yang akan dibahas dalam Rapimda 2019 ini. Dua poin terakhir adalah hasil Rakornas DPP yang mesti dipertegas dalam Rapimda terutama poin ketiga soal aset-aset partai mesti disosialisasi ke DPD dan DPC agar diketahui, ditindaklanjuti. Sehingga Rapimda jadi momentum untuk satukan persepsi dan tujuan serta tekad bahwa yang salah katakan salah, benar katakan benar sekecil apapun untuk Hanura bangkit, maju dan menang kedepannya.

“Hanura sedang mencari jalan rapi, lebar dan lurus walau ada tikungan tapi harus dilawan untuk perkembangan Hanura kedepan. Sebab partai ini bukan punya seseorang tapi punya kita semua. Hanura tetap mendukung pemerintah pusat, provinsi, kab/kota. Karena tekad kita harus bersatu bangun Hanura dan menang dari partai-partai besar di Pemilu 2024. Untuk Maluku, Hanura tetap stabil bahkan alami progress. Dibuktikan naiknya kursi DPRD Maluku dari 4 ke 5 di Pileg 2019, 22 ke 25 di DPRD Kabupaten/Kota, dengan 1 Ketua dan 1 Wakil Ketua,” ujar Bupati Seram Bagian Barat (SBB) itu.

Sementara saat membuka Rapimda, Wakil Ketua Umum DPP Hanura Yus Usman Kusumanegara mengaku senang dengan Maluku karena mengalami kemajuan dari aspek kursi DPRD Maluku dan Kabupaten/Kota yang bertambah. Tentu ini sebuah prestasi luar biasa Hanura Maluku dibawah kepemimpinan Yasin Payapo. Sebab berhasilnya Payapo dan DPD itu juga keberhasilan semua kader Hanura demikian sebaliknya ketika gagal juga kegagalan semua karena sifatnya kolektif kolegial.

Rapimda sebut mantan Sekjen Hanura pertama ini, strategis untuk memutuskan dan mengambil sikap satu arah tentang dukungan politik kepada ketum OSO melanjutkan kepemimpinan di Hanura dan mengambil alih aset-aset partai Hanura yang masih ditangan pihak tak bertanggungjawab sebab keputusan Mahkamah Agung (MA) telah menolak Kasasi pihak sebelah, dan itu artinya tidak ada lagi dualisme. Komando Hanura hanya di ketum OSO dan Sekjen Herry Lontung. Karenanya perlu disosialisasi ke DPC-DPC untuk diketahui dan dilaksanakan.

“Tujuan kita agar menghindari pengakuan pihak lain yang ingin memanfaatkan keputusan Rakornas soal aset partai. Maka segera harus putuskan pengambil alihan aset partai dari tangan pihak yang tidak berkepentingan. Disosialisasi ke DPC supaya disebarluaskan dan dijabarkan secara teknis agar tiga rekomendasi itu bisa efektif. Di Maluku asetnya masih dikuasai pihak lain seperti ambulans dan lainnya apalagi mereka sudah pindah partai. Harus sgera diambil alih. Kalau masih ditahan, proses hukum ke kepolisian,” sebutnya.

Dirinya lantas mengajak seluruh elemen partai harus perhatikan benar tentang soliditas karena itu penentu kemenangan partai, restrukturisasi dan konsolidasi. Sebab DPP mengharapkan tahun 2024, target Hanura minimal bisa jadi salah satu pimpinan DPRD Maluku dan meningkat unsur pimpinan di Kabupaten/Kota dari tahun 2019. “Target kita sebelum pelantikan Presiden-Wapres, Rapimda seluruhnya sudah harus selesai guna menuju ke Rapimnas yang direncanakan akhir Oktober 2019 dan Munas setelahnya yang juga tidak terlalu jauh,” tukasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *