by

Gelar Konser Virtual, BPNB Maluku Gelorakan Seni Budaya Dalam Nuansa Merah Putih

AMBON,MRNews.com.- Provinsi Maluku yang terbentang dari Pulau Seram hingga Maluku Barat Daya yang terangkum dalam 11 kabupaten/kota kabaresi dari dolo sampe sakarang.

Dengan kekayaan alam yang melimpah ibarat zamrud khatulistiwa, menenun untaian kemilau mutiara yang indah serta beragam spesies biota laut seakan menari gemulai dari laut Maluku.

Alam yang indah seharum bunga cengkeh dan pala menggoda pelaut-pelaut dunia dari Timur Asia hingga Eropa mengarungi samudera bertarung nyawa demi mencapai Maluku yang dikenal dengan pulau rempah-rempah.

Maluku telah mendunia sejak dahulu sebagai primadona sehingga menjadi rebutan bangsa-bangsa asing. Sejak itulah moyang-moyang berjuang dengan mengakat parang, tombak dan salawaku bertarung hingga darah penghabisan. Merdeka atau mati !

Tui tunia heilete, adalah penggalan kapata yang mampu merepresentasikan peradaban orang Maluku jauh sebelum kedatangan bangsa-bangsa asing.

Kapata dan tari maku-maku adalah unsur budaya yang mampu menjelaskan harmonisasi kehidupan orang Maluku yang terekspresi dalam gerak, musik dan syair lagu yang menceritakan leluhur di Nunusaku sebagai pusat peradaban orang Maluku.

Cerita sejarah dan budaya Maluku kembali digelorakan Badan Pelestarian Nilai Budaya (BNPB) dalam nuansa Merah Putih memperingati HUT ke-76 RI dengan menggelar konser virtual Indonesia tangguh, Indonesia Tumbuh dengan tema Gelorakan semangat merah putih untuk pemajuan kebudayaan yang nantinya akan tayang pada 4 September melalui stasion televisi lokal maupun sosial media.

“Ini semangat kita orang Maluku dengan menggelorakan nilai sejarah dan budaya yang diekspresikan dalam tarian, lagu dan puisi yang dikemas dalam konser virtual dengan melibatkan sanggar yang ada,” ujar Kepala BPNB Provinsi Maluku, Rusli Manorek, Selasa (31/8).

Kendati ada dalam masa Pandemi Covid-19 namun BNPB Provinsi Maluku dengan kreativitas merangkul pencinta seni budaya untuk berkolaborasi menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi sebagai bentuk cinta Maluku dalam nuansa HUT ke 76 Republik Indonesia.

“Dimasa Pandemi Covid-19 kita mencoba untuk menggagas dan mengkolaborasikan seni budaya sekaligus membuka ruang dengan merangkul teman-teman pencinta seni sebagai karya anak Maluku dalam nuansa Merah Putih secara konser virtual ” demikian Manorek. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed