Gandeng IPR, Pemkot Ajak Stakeholder Pilah & Manfaatkan Sampah

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan Valdo Group menggandeng Indonesian Plastic Recyclers (IPR) guna mengajak stakeholer bersama-sama peduli sampah dengan memilah dan manfaatkan sampah untuk menjadi nilai ekonomis bagi kehidupannya, melalui workshop edukatif, di cafe 27, Pattimura Park, Jumat (3/5/19). Camat, lurah, komunitas peduli sampah serta ibu-ibu PKK kota Ambon ambil bagian di momen tersebut.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy di kesempatan itu katakan, Pemerintah Kota (Pemkot) menyadari pentingnya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan masalah sampah, yang selama ini terus digalakkan agar tidak kendor. Karenanya workshop sebagai rangkaian dari Ambon clean city day, agenda Ambon extravaganza yang diharapkan dapat mendorong masyarakat peduli dan sadar pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan, serta memilah sampah menjadi nilai ekonomis.

“Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kota, desa, sungai, pantai dan laut di kota Ambon, maka apa yang dicita-citakan bisa terwujud. Hal ini juga kedepannya sekaligus sebagai upaya mendukung Kota Ambon sebagai destinasi unggulan di Timur Indonesia bukan saja karena modal alamnya, tetapi juga setiap sudut lingkungan kota yang bersih. Itu modal utama sebuah kota jadi destinasi wisata unggulan,” tandas Walikota saat membuka workshop.

Sementara Presiden dan CEO Valdo Group, Reza Valdo Maspaitella tambahkan, program bank sampah menjadi bagian mengajak dan edukasi masyarakat yang sudah ada di kota Ambon, sayang masyarakat belum lakukan pemilahan sampah secara maksimal. Padahal dengan memilah sampah organik dan non organik, masyarakat dapat menukar dengan uang atau barang di bank sampah itu. Ini yang didorong dan diharapkan merubah paradigma masyarakat agar memaknai sampah sebagai sesuatu yang bernilai sekaligus mengurangi sampah.

“Dengan meletakan fondasi kuat pada masyarakat mengenai pentingnya kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah-sampah agar bernilai ekonomis tinggi, maka masyaraka sudah lebih siap. Diharapkan bank sampah dan upaya bersih pantai, kota dan cara positif lainnya dapat dilakukan terus menerus. Workshop oleh IPR ini diharapkan dapat membangun tata kelola daur ulang sampah di kota Ambon sebagai pembangunan nilai budaya bersih, peduli lingkungan hidup,” tukasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *