by

Galala & Latta Siap Pilkades Online, 6 Desa/Negeri Manual

AMBON,MRNews.com,- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kota Ambon siap dihelat Maret 2022 mendatang pada 8 Desa/Negeri, dua (2) Desa jalani sistem pemilihan online(e-voting) dan sisanya 6 Desa/Negeri memakai pemilihan manual.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Ambon Ema Waliulu katakan, SK panitia pelaksana tingkat kota telah rampung dan time schedule siap diajukan ke Walikota Ambon.

“Sampai saat ini progres Pilkades serentak sudah ditahap pembentukan SK panitia pemilihan. Juga sudah dibuat time schedule yang akan diajukan hari ini ke pa Walikota,” tandasnya kepada media ini via seluler, Kamis (13/1).

Sesuai time schedule yang diajukan ke Walikota itu kata Waliulu, pemilihan jatuhnya Maret Minggu pertama hingga penetapan dan pelantikannya di Minggu ketiga Maret.

“Semoga tidak ada permasalahan berat yah. Tapi time schedule itu tentatif, sebab baru kita mau ajukan ke pa Walikota dan ke DPRD sebagai jawaban rekomendasi yang disampaikan saat rapat paripurna DPRD kemarin,” tukas mantan Camat Teluk Ambon itu.

Untuk desa yang siap gelar Pilkades serentak dengan mekanisme e-voting yaitu Desa Galala Kecamatan Sirimau dan Desa Latta Kecamatan Baguala. Sisanya Desa Waiheru, Wayame, Poka, Hunuth-Durian Patah, Nania serta Negeri Hative Kecil memakai sistem manual.

“Kemarin kita terhalang karena regulasi peraturan Walikota (Perwali) tentang e-voting ini baru turun dari bagian hukum, tapi sudah selesai dan tinggal diteken pa Walikota,” terangnya.

Setelah panitia pemilihan Pilkades tingkat kota terbentuk menurut Waliulu, rencananya pada 17 Januari 2022 dilakukan sosialisasi menyasar Desa dan Negeri yang akan Pilkades serentak termasuk dua desa yang menempuh jalur e-voting.

Untuk diketahui, Pilkades serentak telah direncanakan akan dilaksankan tahun 2021. Akan tetapi, terjadi pemunduran lantaran pandemik Covid-19 dan kesiapan Peraturan Walikota (Perwali) terkait e-voting.

Terpisah, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, dari tujuh desa dan satu negeri yang akan melaksankan Pilkades serentak, ada dua desa menjadi contoh pelaksanaan Pilkades secara online.

“Ada dua desa yang akan melakukan pemilihan secara online. Untuk desa/negeri lainnya akan dilaksankan secara manual. Dalam waktu dekat akan terlaksana,” sebutnya di Ambon, Kamis.

Disinggung terkait pelantikan raja pada beberapa Negeri yang belum memiliki raja defenitif, Louhenapessy mengungkapkan penetapan raja tergantung negeri.

“Kalau raja tergantung dari masing-masing negerinya. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau raja sama sekali saya tidak mau intervensi karena itu internal adat,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed