by

Februari Vaksin Booster, Walikota: Sifatnya Anjuran, Tidak Dipaksa

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon merencanakan vaksin Booster atau suntikan ketiga di bulan Februari 2022 mendatang bagi warga kota yang telah vaksin sebanyak dua kali.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy katakan, vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun di Ambon kini sudah mencapai 47,45 persen atau setengah dari target.

Capaian itu tentu dilihat sangat signifikan sebab tingginya partisipasi orang tua yang membawa anak-anaknya untuk divaksin demi bisa belajar tatap muka lagi.

“Hari ini dan besok, OPD Pemkot Ambon akan konsolidasi dan sosialisasi lagi dengan daerah-daerah binaannya. Sebab hari Rabu dan Kamis itu tindak lanjut lagi vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun,” jelasnya kepada wartawan di Ambon, Senin (17/1).

Dirinya berharap, sampai akhir Januari vaksinasi anak-anak usia tersebut sudah tuntas dengan mencapai target 31 ribu sekian.

“Kalau sudah tuntas itu maka Februari Kota Ambon sudah bisa booster. Yang sudah vaksin dua kali, bisa suntik ketiga kalinya. Jadi sifatnya anjuran saja. Kalau ada yang mau silahkan booster. Tapi sasarannya ke kelompok rentan seperti Lansia,” ungkap politisi Golkar itu.

Sementara itu, vaksinasi dosis pertama kategori umum, diluar anak-anak saat ini sudah mencapai 95 persen. Untuk dosis kedua menuju 60 persen, dengan usia Lansia paling tinggi diangka 68,97 persen.

Hasil ini didapat setelah gencarnya serbuan vaksinasi dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibantu TNI/Polri kurang lebih setahun terakhir.

Dimana tidak saja terpusat di Lapangan Merdeka, tetapi juga serbuan vaksinasi menyesar tempat-tempat publik seperti mall, Puskesmas, kantor Desa/Kelurahan, kampus, rumah-rumah ibadah bahkan sekolah.

“Data terakhir sampai hari ini, vaksinasi umum di Ambon sudah mencapai 95 persen. Artinya menyisakan 5 persen lagi untuk kita ada diangka normal 100 persen sesuai target yang diberikan pemerintah pusat,” akui mantan Ketua DPRD Maluku.

Keberhasilan ini kata dia, tidak dilepaskan dari kerjasama semua pihak, tak saja pemerintah tetapi juga TNI/Polri, tenaga kesehatan maupun masyarakat yang berpartisipasi.

“Tugas kita belum selesai, masih berlanjut untuk sisa 5 persen dosis pertama dan vaksin anak-anak usia 6-11 tahun tahap kedua yang rencananya pekan ini,” kunci Louhenapessy. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed