by

FEBIS Unpatti Gagas Webinar Internasional Prospek Ekonomi Digital Wilayah Kepulauan

AMBON,MRNews.com,- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura (FEBIS Unpatti) menggagas webinar internasional tentang bagaimana prospek perkembangan ekonomi digital di Indonesia, khususnya selama dan setelah pandemic COVID-19 terutama diwilayah kepulauan, Sabtu (21/11).

Dekan FEBIS Unpatti Dr Erly Leiwakabessy MSi mengaku webinar ini memberi ketegasan pengelolaan ekonomi kedepan terutama wilayah kepulauan bagaimana dimaksimalkan pengembangannya sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan paling utama pemerataan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Dirinya berharap, output dari webinar internasional ini memberikan apresiasi, aksentuasi yang lebih tepat lagi kepada arah pengembangan ekonomi provinsi Maluku. Sebab pembicara dalam webinar adalah para ekspertir/pakar dibidangnya yang tidak bisa diragukan lagi kemampuan mereka.

“Mereka memberi ide-ide brilian untuk pengembangan perekonomian baik itu diwilayah Maluku sebagai daerah kepulauan maupun secara nasional. Mereka sudah taraf internasional. Bagaimana pikiran tentang pengembangan perekonomian saya lihat luar biasa,” tandasnya di Manise Hotel.

Bahkan materi yang disajikan para pakar diakui Erly, juga disisipkan bagaimana mengembangkan perekonomian pada masa Pandemic Covid-19 dan mempersiapkan perekonomian daerah menuju new normal.

“Webinar internasional ini melibatkan semua jurusan diketuai Dr Djufri Rays Pattilouw bersama beberapa dosen. Mereka mampu mendrive webinar ini sehingga berjalan baik dan lancar. Bahkan narasumber pun semua tidak ada yang berhalangan,” akuinya.

Ketua panitia webinar internasional Djufri Rays Pattilouw menambahkan, webinar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan terkait inovasi dan transformasi ekonomi digital, trennya, serta langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah, pengusaha, perguruan tinggi, dan masyarakat Indonesia diera ekonomi digital.

Kemudian, bagaimana merumuskan keputusan strategi bisnis yang tepat diera ekonomi digital pada masa dan pasca pandemi Covid-19, khususnya untuk wilayah kepulauan; Mengkaji optimalisasi dukungan kebijakan makroekonomi, sektor keuangan, serta aspek hukum dan regulasi terhadap perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

“Webinar ini salah satunya bermanfaat bagi peningkatan literasi dan pemahaman masyarakat tentang inovasi dan transformasi digital, serta potensi dan prospek perkembangan ekonomi digital di Indonesia guna peningkatan kompetensi pengusaha dalam merumuskan keputusan strategis yang tepat bagi usahanya diera ekonomi digital dan globalisasi,” tandasnya.

Sejumlah pakar yang menjadi narasumber dalam webinar via zoom meeting ini antara lain Wakil Menteri Keuangan RI Prof Suahasil Nazara tentang kebijakan ekonomi dan keuangan negara dalam mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun; strategi penetrasi pasar global untuk produk-produk kepulauan diera ekonomi digital, senior lecturer in marketing DEFM LaTrobe Bussines School Australia Dr Martin Nanere, MSc; digital marketing strategy for product and service today.

Arnold Japutra, PhD dari University of Western Australia; the role digital innovation in Alleviating the economic imprint of Covid-19 in Indonesia. Komisioner KPPU Kodrat Wibowo, PhD; model kebijakan perlindungan usaha dalam persaingan bisnis disektor ekonomi digital.

“Dua narasumber terakhir Arif Perdana PhD, CA assistan profesor Singapore institute of technology; revisiting accountans and auditors role in the digital, serta Dekan FEBIS Dr Erly Leiwakabessy yang sajikan materi; potensi dan prospek pengembangan ekonomi kepulauan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed