Enrico: Lampu Jalan di Gunung Nona & Kudamati Tak Masalah

AMBON,MRNews.com,- Kepala dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) Kota Ambon, Enrico Matitaputty pastikan kondisi lampu jalan yang ada di sepanjang kawasan Gunung Nona dan kelurahan Kudamati (farmasi atas) bahkan sebagian kelurahan Benteng, kecamatan Nusaniwe tidak ada masalah alias masih dalam kondisi baik dan terang.

Kepastian ini setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, ketika adanya informasi atau keluhan warga melalui pemberitaan di media online bahwa lampu jalan di kawasan Gunung Nona dan Kudamati (farmasi atas) sering padam dalam kurun waktu lama. Sehingga sangat membahayakan warga dan sebab daerah itu rawan kejahatan.

“Setelah ada pemberitaann soal lampu jalan yang sering padam lewat masyarakat, kami langsung datang dan cek mulai dari kawasan Farmasi, naik Gunung Nona dan turun ke Benteng, tidak ada satupun lampu mati. Makanya saya kaget karena sebetulnya lampu menyala baik sepanjang jalan itu. Ini bukti kami tidak cuek atau acuh,” terangnya kepada media di Balaikota, Jumat (3/5/19).

Lebih lanjut diakui Enrico, PUPR sebetulnya butuh masukan dari seluruh masyarakat Kota Ambon, apalagi yang ada di sosial media, netizen bisa memberikan informasi soal masalah bahkan masukan bagi pemerintah perihal fasilitas umum yang bermasalah dan berdampak bagi aktivitas masyarakat, sehingga bisa langsung direspon dan diatasi, asalkan bukan berita bohong.

“Seperti tadi malam, ada empat kali pa Walikota kasih informasi ke beta, lampu mati. Langsung dikoordinasi dan setengah jam menyala kembali. Jadi kalau ada informasi dari masyarakat, netizen yang menggunakan facebook, instagram, twiter dan sebagainya bisa langsung kita atasi. Itu lebih bagus menurut beta. Tapi jangan berita bohong,” ungkap mantan kepala BPBD kota Ambon itu.

Sebelumnya diberitakan, warga di sekitar kawasan Gunung Nona protes lantaran lampu jalan di kawasan tersebut sering padam. Padahal, kawasan tersebut merupakan daerah yang diduga rawan kejahatan. “Kalau Pemkot Ambon tidak mau menyalakan lampu jalan di daerah kami ini, kenapa harus dipasang? Jangan begitu. Kami juga membutuhkan penerangan. Kalau sudah terjadi apa-apa baru nanti “cuci tangan”,” kata sejumlah warga yang enggan namanya dipublikasikan kepada wartawan, di Ambon, Kamis (2/5/19).

Padahal, akuinya, selama ini warga selalu membayar tagihan ke PLN, namun lampu jalan sering dipadamkan tanpa alasan jelas. Mereka meminta Pemerintah Kota (Pemkot) melepas saja lampu jalan itu, jika jarang menyala. “Bukan rahasia umum, jika kawasan kami rawan kejahatan. Untuk itu, lampu jalan di kawasan Gunung Nona harus dinyalakan setiap malam, bukan sebaliknya. Parahnya, kendati lampu jalan jarang menyala, Pemkot terlihat cuek, dan tidak memiliki solusi apa-apa untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami akan menyurati Pemkot terkait persoalan ini. Kami minta Pemkot segera menyikapi masalah tersebut,” tandas mereka. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *