by

Enam Bulan di Ambon, Djunaidi Berhasil Tuntaskan 50 Kecelakaan Laut

AMBON,MRNews.com,- Selama enam (6) bulan lebih bertugas sebagai kepala kantor pencarian dan pertolongan Kota Ambon, Djunaidi berhasil menuntaskan 50 kecelakaan laut yang terjadi diwilayah perairan Pulau Ambon dan sekitarnya.

“Didalam pelaksanaan kegiatan saya selama enam bulan ini sangat penuh kesan. Kenapa? karena selama ini ada 50 kecelakaan laut yang saya laksanakan dan itu berhasil,” tandas Djunaidi kepada awak media usai acara perpisahan bersama jajaran di kantor SAR Ambon, Sabtu (30/1).

Keberhasilan itu, sebutnya, tidak terlepas dari semua personil-personil kantor SAR Ambon yang begitu kompak. Sebab di kantor SAR Ambon, mengutamakan persaudaraan, kekompakan dan kebersamaan.

Apalagi karena inovasi, kreasi yang dilakukan selama ini dan sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi. Sebab bila tidak ada kreasi dan inovasi, organisasi tidak akan berjalan dengan baik.

“Jadi pimpinan dengan anak buah itu harus tajam ke bawah, kemudian dari pimpinan ke pimpinan tinggi lagi kita harus tajam ke atas. Semuanya seperti itu sehingga kegiatan operasi pencarian dan pertolongan kita selama enam bulan lebih ini semuanya berhasil, tidak ada yang gagal,” jelasnya.

Akan tetapi semua kesuksesan itu juga diakuinya, tidak terlepas dari dukungan TNI/Polri, kemudian institusi pemerintahan yang terkait seperti BPBD dan organisasi kemasyarakatan.

“Pesan saya ketika saya tinggalkan Ambon ke Makasar sebagai kepala Basarnas Makasar, harus pelihara yang sudah kita dapatkan ini. Untuk top chart-nya Basarnas ini di Ambon, sudah kelihatan, tidak seperti dulu lagi. Sekarang kita maju kedepan untuk bagaimana mempertahankan yang terbaik,” pesannya.

Karena itu, sambung Djunaidi, tidak ada lagi pelaksanaan operasi SAR untuk Ambon lebih dari 20 menit. Namun dalam 20 menit, tim sudah jalan lakukan kegiatan operasi.

“Seluruh pejabat di kantor SAR Ambon seperti Kasubag, Kasie Operasi, Kasie sumberdaya, semua sudah dilengkapi ilmu pengetahuan yang sangat hebat. Jadi walau saya tinggalkan tugas, mereka bisa usulkan ke pejabat baru untuk bisa lebih baik kita kedepan,” tukasnya.

Mereka akui Djunaidi, adalah pengajar-pengajar, tim instruktur yang memang sudah dilatih dan dilantik untuk bagaimana mengganti seorang KakanSAR pabila tidak ada ditempat. Sehingga apa-apa yang harus dilakukan bisa terealisasi dengan baik.

Disinggung apakah dirinya jadi pejabat tercepat diinternal Basarnas yang dimutasi, Djunaidi mengaku bukan.

“Ada salah satu KakanSAR yang sudah pindah ke kantor SAR Pekanbaru. Saya sebelum tugas di Ambon, ditempat tugas sebelumnya hanya 6 bulan dan di Ambon 6 bulan lagi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed