Dukungan Kedua Adelaide Untuk Ambon Kota Musik Dunia

AMBON,MRNews.com,- Setelah didapatkannya surat dukungan dari Office of Adelaide UNESCO City of Music, Kota Ambon kembali memperoleh surat rekomendasi dari Adelaide Symphony Orchestra, agar kota ini yang akan mendaftar ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Education (UNESCO), bisa ditetapkan sebagai kota musik dunia.

“Setelah beberapa hari lalu kami mendapat surat dukungan dari Office of Adelaide UNESCO City of Music, Selasa, (12/3/19), surat yang sama kita diterima dari Adelaide Symphony Orchestra,” ujar Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, dalam keterangan pers yang diperoleh media ini, Rabu (13/3/19).

Melalui suratnya itu, Managing Director Adelaide Symphony Orchestra, Vincent Ciccarelo kata Ronny, menyatakan dengan sepenuh hati mendukung visi dan mendukung Ambon untuk mengajukan aplikasi ke badan dunia UNESCO atau organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan perserikatan bangsa-bangsa itu.

“Saya sangat senang bertemu dengan delegasi dari Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan AMO pada Oktober 2018. Dari diskusi kami dan selanjutnya penelitian kami, saya terkesan dengan keinginan Kota Ambon terkait dengan ekonomi kreatif dan aspirasi untuk menjadi UNESCO City of Music (kota musik dunia versi UNESCO),” tutur Ronny menjelaskan isi surat itu.

Melalui pertemuan di Adelaide itu, dijelaskan Ronny, Vincent mengaku, delegasi Kota Ambon mengartikulasikan dengan jelas visi mereka untuk menjadikan musik sebagai alat untuk pertumbuhan budaya dan sebagai “mesin ekonomi” pembangunan di Indonesia Timur lewat musik, pariwisata musik, dan kuliner tradisional, serta pengembangan industri kreatif terdepan. Sehingga harapannya, Ambon mendapat persetujuan UNESCO sebagai kota musik dunia, karena kota ini menikmati budaya bermusik yang sangat hidup dan sudah berusia ratusan tahun.

“Musik memainkan peran penting dalam identitas pulau dan orang-orangnya. Mereka aktif, partisipatif dalam budaya bermusik, serta merayakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam skala besar, ada acara Amboina International Bamboo Music Festival tahun 2018 lalu,” papar Vincent yang juga mantan Wakil Ketua Komite Penasihat Adelaide UNESCO City of Music dalam suratnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Ronny menyebutkan, makin banyak surat dukungan diberikan berbentuk dokumen tertulis, akan lebih baik bagi Kota Ambon yang akan mendaftar ke UNESCO bulan Juli nanti. Sebab ini merupakan salah satu syarat untuk menjadi kota musik dunia oleh UNESCO.

“Prosen penilaian dari pihak UNESCO akan dilakukan selama bulan Agustus hingga September. Barulah akan diumumkan apakah Kota Ambon memenuhi syarat sebagai UNESCO City of Music. Maka kita minta dukungan dan doa warga kota Ambon juga supaya tercapai,” harapnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *