by

Duet Politikus-Tokoh Agama Pimpin Pengurus Rugby Maluku

AMBON,MRNews.com,- Duet politisi Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Maluku Halimun Saulatu dan Pendeta Daniel Wattimanella, tokoh agama dari GPM dipercayakan memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Rugby Union Maluku Periode 2021-2025.

Keduanya bersama 27 orang pengurus lain
dilantik Ketua Umum Persatun Rugby Union Indonesia (PRUI), Didik Mukrianto di Manise Hotel Ambon, Selasa (22/3).

Usai dilantik, Saulatu katakan, jika olahraga Rugby di Indonesia khususnya di Maluku masih kurang populer. Karena itu diharapkan kedepan, Rugby lebih populer dan dapat menghasilkan atlet-atlet yang berkualitas.

“Saya optimis olahraga Rugby dapat berkembang di Maluku yang pada akhirnya nanti bisa hasilkan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama Maluku di pentas nasional,” tutur dia.

Pasca ini, pengurus kata Saulatu, akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dan kampus – kampus untuk mengenalkan kehadiran olahraga Rugby di Maluku. Sebab di sekolah dan kampus, ada bibit-bibit atlet rugby disana.

“Olahraga Rugby di Maluku saat ini masih dalam tahap pengembangan dan mencari bibit pemain untuk dilatih menjadi atlet.
Bersamaan dengan ini, pengembangan kapasitas pelatih dan wasit Rugby juga berjalan,” jelasnya.

Dengan semua itu berjalan baik, Pengprov PRUI Maluku sambung Saulatu, bertekad untuk ikut mengharumkan nama daerah lewat olahraga Rugby.

“Komitmen ini harus kami aktualisasikan lewat prestasi. Kami optimis tahun ini target untuk menuju pentas nasional bisa tercapai,” yakinnya.

Sementara itu, Ketua Umum PRUI Didik Mukrianto mengaku, pelantikan Pengprov PRUI Maluku menjadi sejarah dan momentum baru bagi Rugby Maluku karena cabor ini baru pertama hadir. Maka harus dijadikan ladang ibadah dan investasi untuk berbuat baik sehingga Rugby berkembang.

“Rugby ini bukan olahraga abal-abal karena lahir sejak 1823 dan jadi industri besar di pentas internasional setelah sepakbola dan basket. Kedepan saya yakin cabor ini akan jadi salah satu cabor unggulan di Maluku,” kata anggota komisi III DPR-RI itu.

Meski masih belia di Maluku, namun dengan pembinaan dan pengembangan secara serius mulai dari pencarian bibit-bibit atlit di sekolah dan kampus, olahraga Rugby diyakini Didik diharapkan mampu mengukir prestasi dimasa depan.

“Rugby ini tidak mahal. Semua orang juga punya potensi main Rugby. Maka dengan kualifikasi dan bobot pengurus PRUI Maluku yang dari berbagai latar belakang profesi, saya percaya seiring berjalannya waktu, tim Rugby Maluku bisa berprestasi di pentas nasional,” kisah politisi Demokrat itu.

Ditempat yang sama, Kadispora Maluku Sandi Wattimena juga menilai, pelantikan Pengprov PRUI Maluku menjadi momentum strategis bagi pengurus agar dapat memperkenalkan dan mengembangkan olahraga Rugby di Maluku.

“Kita semua berharap kedepan Rugby dapat berkembang bahkan jadi olahraga prestasi andalan dari Maluku. Bahkan atlit-atlit dari Maluku dapat berkiprah, ukir prestasi di kancah nasional maupun internasional meski Rugby masih baru,” terang Wattimena mewakili Gubernur.

Olahraga Rugby ini juga dapat dijadikan wahana membangun silaturahmi dan meningkatkan interaksi sosial masyarakat. Karena itu pengurus Rugby dan stakeholder lainnya diminta bersinergi dan kolaborasi melakukan langkah-langkah strategis dan komprehensif dalam rangka pembinaan dan pengembangan olahraga di Maluku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed