Dubes, Menag, Presiden Diaspora Hingga Kepala BNPB Ikut Berdukacita

AMBON,MRNews.com,- Rasa kehilangan dan dukacita mendalam atas meninggalnya istri Wakil Walikota Ambon, almarhumah Iffah Karlina Syarif Hadler (55) tak hanya dirasakan keluarga dan masyarakat kota Ambon, tetapi juga sejumlah pihak di level birokrat, eksekutif, yudikatif maupun swasta. Sebut saja Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka yang ikut belasungkawa dengan mengirim krans bunga. Dubes Wesaka jualah yang bersama menemani Walikota-Wawali Ambon di RS Amsterdam, Belanda hingga almarhuma wafat di Negeri Kincir Angin, Senin (10/6).

Pantauan media ini di kediaman pribadi almarhuma kawasan Galunggung, Negeri Batu Merah, Rabu (12/6/19), selain Dubes ada pula Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaiffudin, Presiden Kedua Diaspora Indonesia S.J.G. (Ebed) Litaay dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Doni Moenardo yang juga mantan Panglima Kodam (Pangdam) XVI/Pattimura serta Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi BeKraf RI, Ari Juliano Gema juga ikut rasakan dukacita lewat kiriman krans bunga.

Terlihat juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Thahir, Ketua-Wakil Ketua serta anggota DPRD Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Triyono Haryono, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, Komandan Lantamal IX Ambon Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang.

Kemudian Komandan Lanud Pattimura Kolonel (PnB) Antariksa Anondo, Kepala OJK Perwakilan Maluku Bambang Hermanto, Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Fesal Musaad, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Bupati Kabupaten MBD Benyamin Thomas Noach, hingga mantan Gubernur Maluku Said Assagaff dan mantan Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina.

Diperkirakan ucapan kiriman dukacita bagi almarhuma lewat krans bunga mencapai seribu lebih. Sebab cukup banyak krans berjejer dengan berbagai bentuk dari ukuran kecil hingga besar mulai depan rumah duka hingga pertigaan jalan pangkalan ojek Galunggung.

“Awal catat sekitar jam 20.30 Wit itu, sudah mencapai 980-an. Tapi ada juga yang masih berdatangan, bahkan karena terbatas lokasi, diletakan sampai depan jalan. Banyaknya kiriman krans bunga ini menunjukkan semua orang ikut dukacita bersama pa Wawali dan keluarga. Juga sebab almarhuma pribadi yang baik dan care dengan semua orang,” tutur Aldi, ajudan Wawali.

Diketahui, jenazah almarhuma Iffah Karlina Syarif Hadler telah diterbangkan dari Belanda ke Indonesia, Jakarta dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Cengkareng, Banten, Kamis (13/6) pagi dan langsung lanjut menuju Kota Ambon dengan pesawat Garuda Indonesia, yang direncanakan tiba di Bandara Udara Internasional Pattimura, Ambon pukul 13.55 Wit.

Usai tiba, jenazah akan diantar ke rumah duka untuk dilakukan upacara pelepasan dipimpin Walikota Richard Louhenapessy, selanjutnya ke TPU Kebun Cengkeh guna prosesi pemakaman. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *