Dua Perkara Korupsi SBT Disidangkan Pekan Ini

AMBON,MRNews.Com.-Dua perkara korupsi yang ditangani Kejari SBT bakal disidang pekan ini. Ini setelah perkara dugaan korupsi SPPD Fiktif Dinas Kominfo SBT dan pengglepan dana nasabah Bank Maluku Cabang Geser dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon.

“Kita limpahkan perkaranya 12 Desember kemarin, lalu sidangnya tanggal 20 Desember. Itu sidang perdana, pembacaan dakwaan,” terang Kasipidsus Kejari SBT Asmin Hamja ditemui di kawasan Amplaz, Jumat pekan kemarin.

Asmin menambahkan, kedua perkara sempat menguras kosentrasi pihaknya sehingga dapat dituntaskan sebelum akhir tahun ini. Sedang tahun 2019, pihaknya akan mulai fokus menuntaskan perkara dugaan korupsi sertifikat prona pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) SBT.

Lebih lanjut, terkait perkara dugaan korupsi SPPD Fiktif Dinas Kominfo SBT tahun 2016, akibat perbuatan Kadis Kominfo SBT Zainudin Keliola negara dirugikan sekitar Rp 300 juta. Menurut Asmin, dalam aksinya Zainudin menggunakan modus tipu-tipu menerbitkan SPPD atas nama pegawai.

Tapi uang perjalanan dinas tidak diberikan kepada pegawai yang bersangkutan untuk dinas. Uang dipakai oleh Zainudin Keliloa setelah dicairkan oleh bendahara.

Sedang, Rudy Marasabessy, akibat perbuatannya kerugian negara mencapai Rp 988 juta sesuai audit BPKP tahun 2014 dalam perkara penggelapan dana nasabah tahun 2010-2011. Dijelaskan, karena beritikad baik mengembalikan kerugian negara, penanahan jaksa di Rutan Ambon tidak dilakukan terhadap mantan Kepala Cabang BPD Maluku Geser Kabupaten SBT itu.

Namun terdakwa Rudy melalui penasehat hukumnya menyatakan akan mengembalikan uang kerugian, dengan cara cicil. “Makanya katong seng tahan dia, karena ada etikad baik untuk kasih kembali uang. Seng ditahan di Rutan, hanya tahanan kota,” kata Asmin.(MR-03).

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *