by

Dua Minggu, Siswa PAUD-SMP di Ambon Jalani Home Schooling

-Kota Ambon-548 views

AMBON,MRNews.com,- Selama dua minggu kedepan mulai 17 hingga 31 Maret, siswa PAUD-SMP di Kota Ambon tak libur, namun akan tetap jalani proses belajar mengajar dari rumah atau home schooling. Ini untuk menjalankan instruksi Presiden RI guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Materi ajar sesuai mata pelajaran tiap harinya akan dikirim guru mata pelajaran atau wali kelas via online lewat orang tua yang rata-rata 85 persen sudah ada HP android. Sementara yang tidak punya akses media dalam jaringan (Daring), bisa secara manual mengambil materi ajar di sekolah masing-masing

“Untuk sekolah dari PAUD-SMP bukan libur tapi proses belajar mengajar tetap jalan di rumah. Mata pelajaran akan diatur dalam bentuk google program lewat wali kelas atau guru mata pelajaran. Bisa juga manual bagi orang tua yang tidak mengakses media Daring, datang ke sekolah dan ambil materi,” ujar Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada awak media di Balaikota Ambon, Senin (16/3/2020).

Pihaknya kata Louhenapessy, akan membuat surat edaran kepada orang tua terkait kebijakan yang diambil itu. Dengan catatan pertama, selama anak-anak belajar dari rumah dilarang berkomunikasi dengan teman-teman secara langsung, belajar berkelompok atau pergi mengunjungi teman-teman.

Selanjutnya, diminta tidak mengunjungi pusat keramaian seperti mall, tempat rekreasi, dilarang berpergian keluar daerah, ajarkan kepada anak pola hidup bersih dan sehat yang sederhana dengan mencuci tangan secara berkala dan orang tua wajib mengontrol anak rutin selama belajar dari rumah.

“Nanti akan disiapkan travel form untuk diberikan kepada orang tua selama anak belajar dari rumah. Agar sebelum masuk sekolah, orang tua harus sampaikan travel form ke pihak sekolah. Agar bisa terpantau dan cek aktivitas anak-anak selama di rumah apa saja yang dilakukan,” tukas Walikota.

Travel form dikatakan, akan didesain gugus tugas pencegahan dan penanganan Corona yang sudah dibentuk Pemerintah Kota (Pemkot) dibawah komando Wakil Walikota (Wawali) Ambon Syarif Hadler. “Travel form bantu deteksi apakah anak-anak benar di Ambon atau luar. Akan ada kebijakan Pemkot jika melenceng,” tutupnya yang didampingi Wawali dan Sekretaris Kota A.G Latuheru.

Kebijakan Pemkot itu, diapresiasi DPRD. “Langkah tepat. Patut kita apresiasi. Sebab sangat positif guna minimalisir penyebaran virus corona, sekaligus mencegahnya dengan full anak belajar dari rumah. Istilahnya lebih baik mencegah daripada mengobati. Tapi orang tua juga mesti kontrol anak setiap harinya dan patuhi anjuran pemerintah,” ujar Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta via seluler. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed