by

Dua Bulan, 288 Kali Gempa Susulan Dirasakan Masyarakat

AMBON,MRNews.com,- Dua bulan pasca gempa utama bermagnitudo 6,5 SR yang mengguncang kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah dan kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada 26 September 2019 lalu.

Dimana dampaknya pada hilangnya puluhan nyawa, ribuan orang mengungsi, fasilitas umum dan rumah warga rusak termasuk sekolah, anak-anak terpaksa harus belajar di tenda pengungsian, hingga kini Senin (26/11/19) tercatat oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Karang Panjang Ambon, gempabumi susulan telah mencapai 2.526 kali dan 288 diantaranya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon Andi Azhar Rusdin katakan, dari total gempa yang telah mencapai 2526 kali, masyarakat di Kairatu, Ambon V MMI, Masohi III MMI, Banda II MMI telah merasakan sebanyak 288 kali. Dengan presentase di hari ke-61 sudah terjadi 10 gempa susulan pasca gempa utama.

“Sejak gempa bumi utama 6,5 SR pada 26 September lalu, hingga kini gempa susulan per tanggal 26 November 2019 pukul 08.46 Wit atau dua bulan, BMKG Stasiun Geofisika Karang Panjang Kelas I Ambon mencatat 2526 kali sudah gempa susulan, 288 diantaranya yang dirasakan masyarakat,” ungkap Andi kepada media via pesan WhatsApp, Selasa (26/11/19).

Gempa susulan tersebut diakui Andi kekuatannya berkisar antara 1,0 SR hingga 5,6 SR. Dengan gempa susulan terbanyak terjadi di hari pertama setelah gempa utama yakni 244 kali dan paling sedikit terdapat di hari ke-57 yakni 6 kali aftershocks atau susulan.

“Masyarakat diminta tetap tenang, jangan panik ketika terjadinya gempa. Dengan melindungi kepala menggunakan helm atau masuk ke kolong meja bila berada didalam ruangan guna hindari reruntuhan. Jika diluar, segera selamatkan diri ke lapangan kosong, hindari gedung bertingkat. Juga agar tidak terpancing dengan isu-isu apapun soal gempa besar dan sebagainya yang tidak bertanggungjawab. BMKG akan terus memberi informasi akurat,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed