by

DPRD Minta Percepat Pengadaan Masker & Hand Sanitizer

-Parlemen-226 views

AMBON,MRNews.com,- Komisi II DPRD Kota Ambon meminta pihak apotek dan distributor di Kota Ambon mempercepat pengadaan masker dan hand sanitizer yang stoknya kosong. Padahal kedua produk saat ini sangat penting bagi masyarakat guna melindungi diri dari penyebaran virus corona selain pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Antiseptik ditambah masker kosong, alkokoh terbatas. Komisi ingin tahu itu terjadi karena banyak permintaan atau terkendala faktor distribusi dari Jakarta, Surabaya atau kemampuan produksi yang tidak memenuhi permintaan. Maka kami minta secepatnya diadakan,” ungkap Ketua Komisi II Jafry Taihutu kepada wartawan usai rapat di DPRD Kota Ambon, Rabu (18/3/2020).

Dari laporan pihak PT Gidion Jaya yang membawahi apotek Gidion Farma, kata Jafry, pihak apotek memiliki pabrik sendiri juga masker. Artinya produksinya pasti bukan saja untuk Ambon dan Maluku tetapi seluruh Indonesia. Karena bahan bakunya dari Cina.

“Sebagai sampel, itu artinya stok kosong di Ambon selain banyaknya permintaan, tetapi juga produksi yang berbatas karena isu dan realitas terjadi secara nasional akan virus corona,” tukas politisi PDI Perjuangan.

Atas dasar itu, komisi kata dia, mendorong, pihak apotek dan distributor jangan buat masyarakat cemas, bimbang dan panik. Tetapi mesti dipercepat pengadaan melalui koordinasi dengan pihak ketiga. Sehingga keinginan masyarakat untuk mendapatkan barang itu terwujud. DPRD tak masalah aktivitas dengan mobil tapi bagi masyarakat biasa yang sesehari naik angkot dan berinteraksi.

“Ini bukan soal menakut-nakuti tetapi kami harus sampaikan ke masyarakat sebagai bukti transpransi informasi atas realitas. Supaya ada antisipasi juga dari masyarakat dengan aktivitas bersama orang banyak dikurangi, berpergian keluar rumah juga dikurangi dan lainnya,” jelasnya.

Sebabnya, tambah Jafry, komisi ingin besok langsung on the spot lapangan di apotek serta unit usaha lain/distrubutor agar apa yang disampaikan benar sesuai fakta lapangan.

“Jangan sampaikan enak-enak saja, tapi di lapangan berbeda 180 derajat. Jangan karena terbatas seenaknya menaikan harga antiseptic, hand sanitizer, masker,” ingatnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed