by

DPRD Kota Ambon Jadi “Target” KPK, Sekwan: Seng Ada

AMBON,MRNews.com,- Sejumlah dinas pada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menjadi sasaran pemeriksaan dan penggeledahan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tiga hari ini sejak 17 Mei 2022 kemarin. 

Sejumlah dokumen penting pun telah diangkut pada puluhan koper dan handbag. Bahkan kabarnya, hasil penggeledahan hari pertama, telah diangkut ke Gedung Merah Putih (KPK) Jakarta oleh tim penyidik guna disidik lebih lanjut.

Tersisa dua hari di Kota Ambon, tim penyidik pun berpacu dengan waktu untuk lakukan pemeriksaan dan geledah lagi.

Bahkan diduga telah melebar ke kasus lain, tak saja berkaitan dengan proses dugaan korupsi pemberian izin prinsip pembangunan cabang retail di Kota Ambon tahun 2020 yang menjerat Walikota RL, AEH dan A.

Tak saja OPD Pemkot, KPK rencananya juga akan menyasar DPRD Kota Ambon sebagai target pemeriksaan dan penggeledahan berikutnya.

Sebagai lembaga yang memiliki tupoksi mengawasi kinerja pemerintah, budgeting dan legislasi. DPRD pula lah lembaga yang mengetok palu pengesahan APBD kota Ambon.

Beredar informasi di kalangan wartawan, hari ini lembaga anti rasuah itu bakal “obrak abrik” Baileo Rakyat Belakang Soya. Namun kebenaran informasi itu belum terbukti.

Sekretaris DPRD Kota Ambon Steven Dominggus yang dikonfirmasi soal datang tidaknya tim KPK atau ada surat dari lembaga anti rasuah itu, membantah.

“Seng ada. Seng ada. Clear toh,” singkat mantan Kabag Tata Pemerintahan Pemkot Ambon itu di pelataran Gedung DPRD kota Ambon, Kamis (19/5) sore.

Sementara sejumlah anggota DPRD yang ditemui mengaku, tidak masalah jika lembaganya jadi sasaran target KPK untuk membongkar tuntas masalah hukum yang terjadi di kota Ambon saat ini.

“Sepanjang tidak ada salah, jalan lurus. Kenapa harus takut. Itu lebih bagus. Katong ikuti saja perkembangannya,” singkat legislator yang enggan disebutkan namanya itu kepada media ini.

Hingga malam ini pun, kabarnya tim KPK masih geledah dua rumah milik EL, anak Walikota Ambon di kawasan Citraland. Sebelumnya, di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan kediaman Wawali.

Apakah hari Jum’at (20/5), DPRD Kota Ambon benar-benar jadi target KPK, menarik dinanti. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed