by

DPRD Dukung Ambon Bebas Kantong Plastik 2021

-Parlemen-485 views

AMBON,MRNews.com,- DPRD Kota Ambon mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang akan membebaskan kantong plastik sekali pakai di Kota Ambon per 1 Januari 2021 mendatang. Sebab kebijakan itu dinilai tepat. Guna mengurangi penggunaan kantong plastik sebagai bahan berbahaya bagi lingkungan karena dalam waktu lama baru terurai.

Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta mengaku pihaknya sangat mendukung langkah itu karena melihat bahaya dari kantong plastik bekas yang memakan waktu lama untuk terurai dan itu jelas akan membahayakan lingkungan setempat bahkan kota Ambon umumnya. Apalagi beberapa kota besar sudah berlakukan aturan yang tidak lagi mempergunakan kantong plastik.

“Tentu ini sebuah langkah maju untuk Kota Ambon menghindari daripada pemakaian kantong plastik yang tentunya punya dampak lingkungan cukup besar. Maka mari masyarakat mulai sadar dan bisa hilangkan praktek penggunaan kantong plastik. Agar bisa memelihara lingkungan dari dampak buruk kantong plastik,” ungkap Ely kepada media ini di Ambon, Minggu (1/3/2020).

Dalam implementasi program yang melibatkan orang banyak kata Ely, perlunya mekanisme terkait regulasi-regulasi yang harus disiapkan sebagai pengikat kepada masyarakat mendukung kebijakan itu. “Akan kita dorong di komisi III, mungkin akan menyiapkan regulasi sehingga masyarakat juga dapat memahaminya. Sebab langkah awal dengan sosialisasi ke semua elemen,” tukas Ely.

Sebelumnya diberitakan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy katakan, Pemkot bertekad awal 2021 Ambon sudah bebas kantong plastik sekali pakai. Maka mulai tahun ini Pemkot akan siapkan aturan pendukung dan sosialiasi intens. Sehingga awal tahun depan mulai berlaku.

“Setelah sosialisasi dan aturan berjalan, maka tidak ada lagi pabrik, distributor menggunakan kantong plastik sekali pakai. Butuh kesadaran dan kerjasama sebab demi kepentingan bersama,” singkatnya, Sabtu (29/2). (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed