by

DPRD Desak Walikota Segera Umumkan Hasil Assessment PTP

AMBON,MRNews.com,- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Hary Putra Far-far mendesak pemerintah kota (Pemkot) Ambon dalam hal ini Walikota sebagai pengambil kebijakan segera umumkan hasil assesment pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) yang telah dilakukan sejak 16-19 Februari 2021 lalu.

“Pekan lalu kan saya baca bahwa Walikota Ambon katakan hasil assesment itu sudah ada dari tim assesor KemenPAN RB dan tim seleksi. Sebab itu, kita minta besok atau lusa, Pemkot tolong umumkan hasilnya. Agar kita dan publik juga tahu,” desak Far-far saat diwawancarai di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (30/3).

Apalagi sambungnya, dijanjikan pula orang nomor satu di kota ini bahwa dalam minggu ini akan ada pelantikan terhadap 10 pejabat tinggi Pratama yang lolos seleksi akhir dan memenuhi syarat sesuai hasil assesment.

Agenda pelantikan menurut politisi Perindo itu, sifatnya sangat penting dan strategis karena terkait proses roda pemerintahan pada tiap OPD harus terus berjalan. Apalagi kebijakan dan kewenangan yang dimiliki oleh pelaksana tugas (Plt) sangat terbatas.

“Pa Walikota harus sesegera mungkin ambil sikap. Pengumuman hasil asesment yang diikuti proses pelantikan harus segera berjalan. Karena OPD yang kosong atau Plt ini banyak OPD/dinas produktif, yang berkaitan langsung dengan masyarakat,” tegas alumnus fakultas hukum Unpatti.

Memang benar diakuinya, seluruh proses itu sepenuhnya adalah kewenangan Walikota dan tidak boleh ada siapapun intervensi. Tapi DPRD sebagai penyambung lidah rakyat wajib suarakan hal tersebut kepada pemerintah agar dilihat dan ditindaklanjuti.

“Kekosongan jabatan jelas berakibat langsung kepada masyarakat dan proses pemerintahan. Bayangkan karena hal ini, banyak rapat-rapat di DPRD diikuti Plt yang kewenangan terbatas, surat-surat masuk yang tidak bisa diproses DPRD karena takut kita panggil nanti yang datang Plt dan bisa saja lantik orang lain lagi,” urainya.

Walau memang dalam proses pemerintahan orang berganti apalagi dilevel pejabat eselon II itu hal wajar. Namun tetap tugas dan kewenangan sama.

“Yang ditakutkan nanti terjadi miss, kesalahan kecil diinternal OPD yang bisa berakibat fatal. Sebab itu pengumuman hasil asesment dan pelantikan merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasi Walikota,” tukasnya.

Salah satu jabatan yang lowong dan masih diisi Plt lanjutya ialah dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag), mitra komisi II. Padahal banyak aduan masyarakat terkait masalah pasar, lonjakan harga barang.

Sebelumnya, Walikota Ambon Richard Louhenapessy memastikan pekan ini akan dilakukan pelantikan 10 pejabat eselon II yang mengikuti asesment guna mengisi kekosongan 10 jabatan dilingkup Pemkot.

“Minggu ini, saya lantik itu ASN eselon II. Proses administrasi itu sudah baik, lewat panitia seleksi maupun assesor. Sekarang tinggal kita laporkan, lalu dalam waktu dekat minggu ini, itu mungkin kita sudah pelantikan,” sebutnya di Ambon, Sabtu (20/3).

10 jabatan kosong lingkup Pemkot Ambon yaitu, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PRKP, Kepala BPKAD, Kepala DP3AMD, Kepala Disperindag, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Sekretaris DPRD. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed