by

DPRD Ambon Paripurna Tutup Buka Masa Sidang

AMBON,MRNews.com,- DPRD Kota Ambon melaksanakan sidang paripurna untuk menutup masa sidang I tahun 2018 sekaligus membuka masa sidang II tahun 2018 di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (14/5/2018). Rapat dipimpin Ketua DPRD, James Maatita didampingi Wakil Ketua Ely Toisuta dan Rustam Latupono, serta dihadiri Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Sekretaris Kota A.G Latuheru dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). DPRD pun merekomendasikan 16 poin kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon khususnya bagi OPD agar menjadi perhatian.

“Kami berharap, 16 poin rekomendasi yang disampaikan DPRD mendapat perhatian Pemkot, dalam hal ini OPD, apalagi OPD pengumpul PAD bagi kota. Sehingga dapat meningkatkan kinerja pemerintah bagi terciptanya pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon. Demikian pula masa sidang I menjadi catatan bagi DPRD melalui alat kelengkapan untuk terus bekerja maksimal di masa sidang II nanti meski di bulan Ramadhan,” tandas Ketua DPRD, James Maatita.

Sementara itu, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, rekomendasi dan catatan DPRD akan menjadi perhatian OPD untuk ditindaklanjuti, karena memiliki tujuan baik sebagai mitra kerja untuk meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan kesejahteraan bagi warga kota menuju Ambon yang harmonis, sejahtera dan religius, dengan semangat demokrasi dan sinergitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kerjasama. Lahirnya pokok pikiran juga sebagai wujud DPRD senantiasa memberikan dukungan bagi pemerintah dan diharapkan dapat terus terjadi.

“Tidak terasa pada bulan Mei ini adalah tahun pertama kepemimpinan saya dan pa Syarif Hadler selaku Walikota-Wakil Walikota Ambon. Untuk itu, tidak berlebihan, kami mau mengajak kita semua untuk bersyukur atas program kerja dan agenda pemerintahan yang telah dilaksanakan dalam setahun ini. Kami sadari semua program kerja dan agenda pemerintahan tersebut tidak akan dapat terlaksana tanpa adanya dukungan pimpinan dan anggota DPRD sebagai wakil rakyat,” tukas Walikota.

Dalam kepemimpinan dirinya dan Hadler, kata Louhenapessy, Kota Ambon banyak dipercaya menjadi tuan rumah event-event nasional diantaranya Kongres HMI, HUT Damkar, Konferensi Musik Nasional (KAMI) I, gathering jurnalis DPR-RI, harmonisasi dan sinkronisasi metereologi legal nasional, salah satu kota penyelenggara Car Free Day dan Konbes Fatayat NU. Yang dihadiri Presiden RI, Ketua DPR-RI, para pejabat negara, serta sejumlah penghargaan sebagai bukti kinerja aparatur pemerintah kota Ambon yang semakin baik bersama DPRD.

“Semuanya ini akan menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat kota Ambon untuk terus maju dan berbenah menyambut penyelenggaraan event nasional dan internasional yang akan berlangsung di kota ini. Karena akan turut mendukung cita-cita dan impelementasi Ambon sebagai kota musik dunia di 2019, Ambon sebagai kota ikan, kota damai juga menempatkan Ambon sebagai kota destinasi wisata tahun 2020,” bebernya.

Menghadapi Pilkada Maluku Juni mendatang, Walikota menghimbau serta mengajak masyarakat bahwa dalam dinamika dan pilihan yang beda, tetap harus menjaga kesatuan, soliditas, kebersamaan dan ikatan sebagai orang basudara. Karena siapapun yang terpilih untuk memimpin, diyakini itulah hasil dari Tuhan untuk mengusahakan kesejahteraan bagi masyarakat Maluku. Juga tetap menjaga situasi dan kondisi kota Ambon tetap aman, tertib dan nyaman bagi seluruh aktivitas, dan menyalurkan hak pilih sesuai hati nurani dan tidak boleh golput. Karena satu suara sangat menentukan masa depan Maluku. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed