by

DPPKB Ambon Dampingi Ibu Hamil & Remaja Usai Divaksin

AMBON,MRNews.com,- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon melalui tenaga medis yang bertugas berkewajiban mendampingi ibu hamil usia 13 minggu yang telah divaksinasi Covid-19 untuk memastikan asupan gizi dan pola asuh baik.

“Vaksinator dari DPPKB selalu ada pendampingan. Usai dinas kesehatan melakukan vaksin dan bersama-sama staf di DPPKB khusus medis, karena kami juga punya tenaga medis untuk lakukan pendampingan bagi ibu hamil yang sudah vaksin,” tandas Kepala DPPKB Kota Ambon Welly Patty kepada awak media di Balaikota.

Pendampingan tersebut menurutnya, selain asupan gizi dari DPPKB bagi ibu hamil tetapi juga memastikan pola asuh berjalan baik dan sesuai. Tak saja untuk ibu hamil tapi juga remaja yang disiapkan menjadi calon ibu dan bayi dibawah dua tahun menjadi sasaran.

“Kita lebih banyak soal pola asuh. Sasarannya bukan saja kepada ibu hamil tapi juga remaja. Program ini kan untuk menyiapkan remaja masuk dalam pra nikah dan nikah harus fit. Kondisi remaja yang anemia misalnya kan tidak bisa,” akuinya.

Dikatakan, pihaknya juga sementara inventarisir berapa jumlah ibu hamil yang sudah vaksin. Sehingga saat ini belum bisa diketahui jumlah pastinya.

“Jadi mungkin minggu-minggu depan baru beta bisa tahu data pasti berapa banyak ibu hamil yang sudah divaksin,” ungkap Welly kepada wartawan, Senin (30/8).

Lebih lanjut kata Welly, sesuai arahan Walikota, kader posyandu akan dilakukan sosialisasi yang rencana awal 1-3 September 2021. Sebab kader posyandu diminta terlibat tapi perlu diberi pencerahan awal lebih dahulu karena sasarannya itu adalah vaksin keluarga.

“Kemungkinan waktunya bergeser karena ada berbagai kegiatan digelar menjelang HUT kota,” urainya.

Sejauh ini, akuinya, jumlah kader posyandu di desa dan kelurahan sebanyak 1.754 orang. Diantaranya 780 kader posyandu tingkat kelurahan yang diberi operasional dan diminta untuk melakukan sosialisasi vaksin keluarga serta ibu hamil.

“Setelah kita inventarisir, dari 1754 orang itu, sudah hampir 800 kader yang vaksin. 780 kader posyandu kelurahan yang akan difasilitasi dan melakukan sosialisasi vaksin keluarga dan ibu hamil juga dibantu vaksinator untuk menjelaskan pentingnya vaksin,” sebut Welly.

Pelaksanaan vaksin keluarga nanti akui Welly, sejalan dengan arahan BKKBN pusat dalam memutus mata rantai stunting.

“Karena vaksin keluarga ini juga memberi peluang untuk ibu-ibu hamil juga diberi vaksin agar kondisi mereka fit, bagus dan asupan gizi terjaga maka anak-anak yang lahir pun akan tumbuh baik,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed