by

DP3AMD Tunggu Petunjuk, Jangkau Anak-Remaja Ikut Vaksin

AMBON,MRNews.com,- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon sementara menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menjangkau anak dan remaja di Kota Ambon agar bisa divaksin.

Kepala DP3AMD Kota Ambon Meggy Lekatompessy katakan, adalah benar bahwa dari pemerintah pusat sudah membuka ruang agar anak-anak bisa divaksin. Namun untuk kelancaran proses itu, perlu ada petunjuk lanjut dari dinas terkait.

“Teknisnya katong mesti menunggu Dinkes. Katong juga belum dapat informasi terakhir. Pemberitahuan dalam hal ini dari Dinkes soal rencana itu kan belum ada,” tandas Lekatompessy via seluler, Kamis (22/7).

Menurutnya, sebagai bagian dari pemerintah kota (Pemkot) atau istilah ada dalam satu rumah, seyogyanya saling berkoordinasi. Sebab tentang waktunya kapan sampai sekarang juga belum tahu, meski sudah ada statemen dari Walikota dan Kadinkes di media soal rencana vaksin anak.

Tetapi kalau nanti sudah ada petunjuk lanjut, mantan Camat Sirimau itu mengaku, pasti lebih awal pihaknya akan koordinasi dengan desa/kelurahan, tidak bisa langsung ke anak dan remaja yang bersangkutan.

“Dilingkungan anak itu kan ada orang tua dan berarti ada keluarga, naik ke atas itu ada desa/kelurahan. Prosesnya seperti apa tentu akan ada koordinasi lanjut. Katong masih tunggu teknis pelaksanaannya. Apakah akan terpusat disatu tempat atau masing-masing desa/kelurahan atau di Puskesmas,” ujarnya.

Termasuk forum anak kota Ambon dan desa/kelurahan pun tambahnya, akan diberdayakan untuk menjangkau rekan sebaya mereka agar mengikuti vaksin.

“Pasti. Kalau cuma informasi lewat mereka juga bisa. Tapi katong perlu kejelasan dulu. Kalau mereka siap, yang kita punya media yah juga bisa lewat forum anak kota dan perpanjangannya lewat forum anak desa/kelurahan juga bisa menjangkau,” tukas Meggy.

“Kalau sudah ada petunjuk untuk katong menjangkau anak dan remaja, katong akan maksimalkan koordinasi dan komunikasi sampai ke tingkat bawah agar diketahui orang tua dan keluarga untuk mendorong anak dan remaja ikut vaksin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon Wendy Pelupesssy katakan, anak dan Remaja usia 12-17 tahun di Kota Ambon bakal dilakukan suntikan vaksin Covid-19 dengan jenis vaksin Sinovac.

“Kita ikut apa yang diinstruksikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, vaksin yang dipakai itu Sinovac. Jadi nanti untuk anak-anak 12-17 tahun itu diberi vaksin Sinovac,” ungkapnya di Balaikota Ambon, Rabu (21/7).

Untuk maksud itu, Wendy mengaku, saat ini pihaknya sementara meminta penambahan vaksin kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Provinsi Maluku. Sebab ketersediaan vaksin tentu berpengaruh untuk keberlangsungan vaksinasi anak dan remaja ini.

“Stok vaksin saat ini di Ambon tak cukup apabila dipakai. Kita punya vaksin belum tersedia. Kalau seandainya vaksin yang kita punya 5.000 (dosis) anak sekolah dan mahasiswa banyak, nanti tidak merata,” paparnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed