by

Disuntik Vaksin, Sekkot Pastikan Vaksin Sinovac Aman

AMBON,MRNews.com,- Proses penyuntikan vaksin Sinovac Covid-19 tahap kedua masih berlangsung. Setelah pekan lalu ribuan guru PAUD, TK, SD dan pendidikan sejenis divaksin, kali ini giliran tokoh agama.

Bahkan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A.G Latuheru juga ikut disuntik Vaksin di Gedung Sporthall Karang Panjang, Senin (15/3).

Usai divaksin, Latuheru memastikan vaksin yang diproduksi China dan digunakan Indonesia untuk menangkal serangan Covid-19, aman.

“Jadi setelah sempat tertunda ditahap pertama, hari ini baru saya bisa vaksin. Perlu saya jelaskan bahwa setelah disuntik dan observasi 30 menit, masih aman tidak ada gejala. Maka saya yakin vaksin ini sangat aman,” kata Sekkot kepada awak media.

Diakui Latuheru, dirinya bukan termasuk kategori warga Lanjut Usia (Lansia) yang memerlukan 28 hari untuk penyuntikan dosis kedua. Karena itu dalam dua pekan kedepan, akan dijalani lagi vaksin dosis kedua.

“Untuk penyuntikan dosis kedua nanti setelah 14 hari, bukan 28 hari. Sebab saya kan tidak masuk kategori Lansia 60 tahun ke atas. Usia saya masih dibawah itu,” jelasnya.

Dikatakan, dalam penyuntikan vaksin tahap kedua akan berlangsung hingga akhir April mendatang. Telah dimulai dengan warga Lansia, guru, dosen dan tenaga pendidik, tokoh agama dan pelayan publik.

Sedangkan bagi pedagang pasar yang rencananya juga masuk ditahap kedua usai petugas pelayan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini sedang lakukan pendataan secara detail terhadap pedagang pasar.

“Mereka ini kan banyak, kalau tidak didata bisa-bisa yang divaksin nanti bisa keluarga mereka atau anak mereka, makanya harus kita data sebaik mungkin,” beber mantan Sekretaris DPRD Kota Ambon itu.

Pemkot lewat Dinas Kesehatan tambah Latuheru, akan membuat pos-pos vaksin di kawasan pasar seperti Pasar Mardika, Pasar Batu Merah, Gudang Arang, Transit Passo, serta Waiheru untuk jalannya vaksin bagi pedagang.

“Pedagang cukup banyak dan kita tidak akan lakukan suntikan vaksin bagi mereka di Gedung Sport Hall. Nanti dibuat pos-pos di pasar, agar memudahkan pedagang menjangkau lokasi vaksinasi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed