by

Dinkop & Lurah Nusaniwe Diminta Tinjau Data Bantuan UMKM

-Kota Ambon-586 views

AMBON,MRNews.com,- Dinas koperasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kota Ambon dan Lurah Nusaniwe Syane Kaya diminta meninjau ulang data penerima bantuan dana pemerintah pusat bagi pelaku UMKM di Kota Ambon khususnya pada kelurahan Nusaniwe Kecamatan Nusaniwe.

Salah satu warga RT 002/RW 003 Kelurahan Nusaniwe Ivon Noya kepada media ini mengaku, dana bantuan UMKM Rp 2,4 juta itu sesuai arahan dan perintah Presiden Jokowi diperuntukan bagi pelaku UMKM yang benar-benar ada usahanya agar menopang selama masa pandemi Covid-19.

Tapi ternyata dikatakan, pelaku UMKM di kelurahan Nusaniwe khususnya Benteng Atas (Bentas) RT 001 dan RT 002 yang dapat beberapa keluarga tidak punya usaha. Bahkan ada satu keluarga, dua hingga empat anggota keluarga dapat. Termasuk pula suami isteri, yang salah satunya PNS padahal mereka tidak memiliki usaha.

“Data ini dapatnya darimana sementara data yang diambil ketua RT setelah saya konfirmasi data terbaru itu mereka yang benar-benar ada usahanya. Lalu beberapa keluarga lain itu kelurahan dapat data darimana. Silahkan cek di RT 001 dan RT 002/RW 003 Bentas. Arahan Presiden jelas untuk pelaku usaha,” tegas Noya kepada media ini di Ambon, Rabu (23/9).

Pasalnya, kata dia, pelaku UMKM dimaksud benar-benar memiliki usaha sedari awal, bukan tahu dana ingin cair, baru dibuat usaha dadakan. “Jangan pakai data lama atau asal. Sebab bantuan dari pemerintah itu untuk pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” bebernya.

Noya juga meminta Dinkop-UMKM serta BRI sebagai bank penyalur dana UMKM itu agar juga perhatikan hal ini, tinjau bahkan tahan atau tarik kembali dananya jika sudah cair. Sebab informasinya, dana itu dipakai bukan menopang usaha tapi hal lainnya.

“Ada beberapa tetangga yang benar ada usahanya tapi nama tidak ada. Katanya tunggu gelombang kedua, ketiga. Sebelum kesana gelombang pertama ini yang jadi pertanyaan, datanya darimana. Pegawai kelurahan harus update data pelaku UMKM baru, bukan pakai data lama,” tuturnya.

Dirinya berharap hal ini tidak terjadi ditempat lain. Bahkan mereka yang dapat bantuan dana UMKM pun juga dapat bantuan Sembako, PKH.

“Ini keterlaluan. Harus ada usaha benar-benar dapat, bukan sebaliknya apalagi sekeluarga. Misalnya keluarga Dominggus Wemay dan isterinya Jacomina Noya, anak mereka Patrik Wemay dan isterinya Carolina Leunufna. Jadi kemarin mereka berempat dapat, serumah. Atau Federika Uspitany dan anaknya, bukan pelaku UMKM,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed