by

Didukung TNI/Polri, Walikota Optimis Ambon Pindah Zona

-Kota Ambon-100 views

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah kota (Pemkot) Ambon gencar lakukan operasi Yustisi untuk pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) dan penegakkan hukum pelanggar Prokes. Ops itu lantas mendapat dukungan penuh TNI/Polri.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku optimis Ambon diakhir PSBB transisi jilid VI mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 dan akan berpindah dari zona orange ke kuning. Sebab tingkat kesadaran masyarakat terutama menggunakan masker diluar rumah sangat tinggi.

“Kita semakin optimis karena selain pemerintah kota (Pemkot), TNI-POLRI juga memberikan dukungan yang cukup maksimal dan signifikan melalui operasi Yustisi,” tandas Walikota saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan pendisiplinan Prokes di Maluku di kantor Gubernur, Kamis (30/9).

Beberapa langkah yang dilaksanakan sampai hari ini oleh Pemkot Ambon disebutkan, hampir setiap hari tim pengendali PSBB di kota Ambon tidak pernah berkantor lagi tapi mereka dilapangan pagi dan sore untuk memastikan semua warga kota taat Prokes demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Masyarakat dijalan umum atau jalan-jalan protokol rata-rata menurutnya, 90 persen sudah menggunakan masker. Tapi memang setelah mereka di rumah, di lingkungan yang terbatas itu yang menjadi tantangan karena mereka anggap daerahnya cukup aman dan sehat.

“Padahal belum tentu, hasilnya bisa seperti yang ditimbulkan. Oleh karena itu kita juga harus melakukan operasi jarak (masyarakat yang tidak jaga jarak) seperti di angkutan umum, cafe, rumah makan dan lain sebagainya. Memang didaerah pemukiman itu menjadi tantangan tersendiri,” tukas Louhenapessy, Rabu (30/9).

Sementara itu, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman menyatakan, tanggungjawab bersama untuk meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat Covid-19.

Wilayah Maluku saat ini, masih mengalami peningkatan signifikan sehingga perlu adanya langkah-langkah lebih efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Karena itu perlu adanya sikap kita semua komponen dan menghilangkan ego sektoral sehingga dapat berjalan bersama-sama untuk memudahkan koordinasi dan membuat pedoman kerja bagi petugas petugas dilapangan sehingga operasi pendisiplinan kita lebih efektif,” harapnya.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes bersyukur, sampai detik ini pemerintah, TNI-POLRI serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua komponen bangsa masih terus bersinergi dalam berjuang untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ini penting, sebab tanpa kerjasama yang baik, akan sangat sulit untuk melewati masa-masa ini,” ingatnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed