Didanai APBN, Walikota Resmikan RKB SMPN 2 Ambon
AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy meresmikan enam (6) ruang kelas baru (RKB) milik SMP Negeri 2 Ambon, yang dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2018 senilai Rp 3,2 miliar. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Enam RKB tersebut diketahui mulai dikerjakan sejak Juli 2018 dan tuntas Desember di tahun yang sama dan bakal segera digunakan untuk proses belajar mengajar (PBM).
Walikota lantas menegaskan, pendidikan yang baik harus dilengkapi dengan guru, metode belajar dan sarana prasarana (Sarpras) berkualitas dan baik pula. Karenanya diharapkan, dengan adanya enam RKB baru ini, SMP Negeri 2 Ambon bisa menerapkan PBM dengan satu shift saja. Pasalnya, selama ini lewat dua shift tentu berpengaruh besar, salah satunya ke guru yang harus dibebani kerja. Padahal fleksibilitas dan kesiapan sangat penting bagi guru. 
Bersama Wakil Walikota Syarif Hadler tambah Louhenapessy, keduanya menempatkan program Ambon cerdas jadi program utama pemerintah kota. Dimana lima tahun kepemimpinan sarana prasarana dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) salah satunya lewat peningkatan kualitas pendidikan harus diberi porsi lebih dan besar. Pasalnya, kota Ambon jauh dari pusat kebijakan nasional sehingga harus memacu peningkatan kualitas pendidikan.
Dirinya mengajak semua masyarakat termasuk guru dan siswa, untuk bersyukur karena tahun ini, kota Ambon ditetapkan pemerintah pusat sebagai 25 dari 100 smart city. Namun, menjadi kota cerdas tidak mudah karena harus siapkan rencana strategi, smart city proporsional, rencana aksi, dimana tentu akan mengandalkan teknologi lebih banyak. Sehingga peningkatan kualitas pendidikan penting lewat peningkatan SDM dan penguasaan teknologi.
“Sapras harus diimbangi dengan kualitas guru, agar bisa memberi hasil maksimal bagi masa depan anak-anak kita. Bersaing dengan kota lain yang sudah maju, hanya lewat pendidikan. Pakai dan pelihara gedung ini secara baik, karena gedung ini jadi standar dengan anggaran Rp 3,2 miliar dari APBN,” terangnya.
Sementara, Kepala SMP Negeri 2 Ambon, Gali Suat merasa bersyukur karena enam RKB yang dikerjakan selama kurun waktu Juli-Desember 2018 dari APBN, akan diresmikan dan pada waktunya sudah bisa digunakan demi menunjang efektivitas PBM apalagi menjelang USBN dan UNBK. “Tentu ini jadi motivasi dan semangat bagi guru, pegawai, tata laksana dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di kota Ambon dari berbagai aspek,” kuncinya. (MR-02)

 

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *