Diatas Aspal Negeri Kailolo, Karepesina Meninggal Dunia

AMBON,MRNews.com,- Diatas jalan aspal dekat dermaga ferry Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Halek Karepesina (45), warga Negeri Rohomoni, Kecamatan Pulau Haruku ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (9/819). Kejadian tersebut diketahui Polsek Pulau Haruku. Kecamatan Pulau Haruku, setelah memperoleh informasi dari komandan batalion (Danton) BKO Pos Wairiang Negeri Kailolo, Letda Inf. L. Sihaloho sekira
pukul 06.30 Wit, Jumat (9/8/18).

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, sesuai penuturan saksi Siti Sangadji (43), istri korban, pada saat saksi bangun tidur dan langsung melihat anak-anak untuk pergi ke sekolah, saksi sempat bertanya kepada salah satu anak tentang keberadaan ayahnya, yang sontak dijawab bahwa sang ayah lagu olahraga pagi. “Korban mengalami riwayat sakit darah tinggi dan sesak napas,” ujar Kasubag menirukan ucapan saksi kepada awak media di ruang kerjanya, Jumat (9/8/19).

Sedangkan saksi lainnya Ros Marasabessy (45) kata Julkisno, bahwa sekitar pukul 06.00 wit usai melaksanakan sholat subuh, saksi berjalan dari nageri Kailolo menuju dusun Wainana negeri Kailolo dengan tujuan untuk mencari biji pala yang gugur. Saat melewati TKP saksi tidak melihat korban di TKP. Tetapi saat saksi sedang mencari biji pala, saksi mendengar ada suara di sekitar TKP dan langsung keluar ke arah TKP dan melihat ada seorang laki- laki sudah terbaring atau tengkurap di atas jalan raya.

“Pihak kepolisian saat itu langsung
berkoordinasi dengan pihak keluarga, Kalbi Sangadji (58), untuk korban di visum luar, mengingat Negeri Rohomoni merupakan salah satu Negeri Adat yang tidak memungkinkan korban meninggal berlama di luar dan harus segera di semayamkan. Namun pihak keluarga korban menolak untuk korban diotopsi. Korban sendiri mempunyai riwayat penyakit asma dan tekanan darah tinggi,” paparnya.

Saat penanganan medis oleh dokter terhadap korban, tambahnya, tidak ditemukan ada tanda- tanda kekerasan pada diri korban. Namun adanya luka lecet pada bagian pinggir mata sebelah kanan sepanjang 2 cm, peilipis kanan sepanjang 2 cm dan dagu sepanjang 2 cm. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *