by

Dewan Rencana Panggil TPPT Terkait Penetapan Harga Tanah di Lermatang

AMBON,MRNews.com.- Koordinator Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut
menegaskan dalam waktu dekat akan memanggil Tim Persiapan Pengadaan Tanah (TPPT) Pemerintah Provinsi Maluku terkait penetapan harga tanah di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang ditetapkan TPPT Pemerintah Provinsi Maluku sebesar Rp14.000 per/meter.

Sairdekut menambahkan mesti ada penghargaan dari pemerintah daerah terkait hak-hak ulayat maupun hak masyarakat sehingga perlu dihargai dengan menetapkan harga yang tidak merugikan masyarakat.

” Dalam waktu dekat setelah melakukan koordinasi dengan Komisi I DPRD Provinsi Maluku maka akan dilakukan agenda untuk memanggil Tim Persiapan Pengadaan Tanah Pemerintah Provinsi Maluku terkait penetapan harga tanah di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar ” urai Sairdekut.

Ditetapkannya harga penjualan tanah milik masyarakat guna pembangunan pelabuhan Kilang Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) oleh Tim Persiapan Pengadaan Tanah (TPPT) Pemerintah Provinsi Maluku masih dinilai tidak sesuai dengan standar yang ada bahkan terlalu rendah.

Sairdekut yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku asal Dapil KKT-MBD mengharapkan dengan adanya agenda rapat bersama Komisi I dan TPPT keresahan masyarakat di Desa Lermatang terkait rendahnya harga tanah dapat menemui titik temu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Yance Wenno kepada media menegaskan usai rapat pembahasan anggaran maka Komisi I akan melakukan pemanggilan guna duduk bicara bersama dengan TPPT Pemerintah Provinsi Maluku terkait penetapan harga tanah yang akan dijadikan lokasi pembangunan kilang minyak Blok Masela.

Dirinya berharap ada kejelasan dari TPPT terkait penetapan harga tanah sekaligus penjelasannya.

“Ini menjadi perhatian komisi I DPRD Provinsi Maluku untuk memanggil TPPT Pemerintah Provinsi Maluku terkait penetapan harga tanah yang terkesan terlalu rendah ” . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed