by

Data Naker Rentan, Disnaker Bakal Sosialisasi ke Desa/Kelurahan

AMBON,MRNews.com,- Guna mendata ulang tenaga kerja (Naker) rentan di Kota Ambon pada bidang perikanan, pertanian, sosial, keagamaan dan lainnya untuk mendapat fasilitas jaminan sosial ketenagakerjaan, dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnaker) Kota Ambon bakal sosialisasi ke desa, negeri dan kelurahan.

Plt kepala Disnaker Kota Ambon Steven Patty mengakui, ada program kerjasama antara pemerintah kota (Pemkot) Ambon dengan BPJamsostek untuk penyediaan asuransi bagi pekerja rentan atau tidak diupahkan seperti nelayan, petani dan sebagainya.

“Jadi nanti katong pendataan dulu dan sosialisasi dengan BPJamsostek terkait penjaminan tenaga kerja, asuransinya itu. Besok beta kebetulan ada rapat dengan BPJamsostek untuk atur supaya kita sosialisasi dulu ke pekerja-pekerja yang rentan/memiliki resiko kerja,” tandas Steven via seluler, Senin (25/1/2021).

Tentu menurutnya, diawali sosialisasi lewat desa, negeri dan kelurahan. Kemudian mulai pendataan kembali, barulah bisa masuk dalam data kepesertaan penerima jaminan sosial ketenagakerjaan. Sehingga juga ada data pasti untuk tenaga kerja rentan. Sebab sejauh ini, data tersebut belum jelas.

Khusus menyangkut data kelompok nelayan dan anggota nelayan, sebut mantan Kadis perikanan kota Ambon, memang sudah ada. Hanya saja dari BPJamsostek akan juga beri sosialisasi untuk mendukung program penjaminan kepada pekerja rentan. Salah satunya untuk kelompok nelayan dan tani.

“Kalau nelayan di Ambon yang sudah terdaftar dalam kepesertaan mendapat jaminan itu ada 2 ribu lebih. Sementara program Pemkot dengan BPJamsostek itu ditargetkan dalam tahun ini ada 15 ribu yang nanti masuk dalam program jaminan sosial tenaga kerja rentan,” jelasnya.

Menurut Steven, sasaran program itu bukan saja untuk bidang perikanan yakni nelayan, tapi juga dibidang pertanian yaitu petani. Kemudian pekerja-pekerja rentan semacam di kantor-kantor gereja, masjid. Sedangkan buruh sampah sudah masuk dalam program.

“Buruh sampah sudah kalau tidak salah. Jangan sampai yang pa Sekkot bilang kemarin itu bahwa bulan Februari sudah harus selesai, tidak tercapai. Maka harus kita upayakan. Supaya mereka terjamin dari aspek keselamatan kerja lewat asuransi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed