by

Danrem : Pena Jurnalis Lebih Tajam Dari Peluru

AMBON,MRNews.com,- Komandan Korem (Danrem) 151 Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw menyebutkan, pena atau tulisan jurnalis lebih tajam dari peluru TNI.

Sebab satu pena jurnalis bisa membunuh ratusan bahkan ribuan orang karena berita, sedangkan satu peluru hanya mampu menembusi satu orang.

“Karena itu saya berharap pers atau jurnalis bisa terus memberitakan hal-hal yang lebih profesional dan berkualitas. Dengan begitu, masyarakat juga menerima informasi yang benar dan baik,” tandas Danrem saat komunikasi sosial (Komsos) bersama insan pers kota Ambon dalam rangka hari pers nasional (HPN) 2021 di Makorem Binaiya, Kamis (11/2).

Dirinya berharap, pers dapat terus bersinergi dengan Kodam XVI/Pattimura maupun Korem 151/Binaiya. Sinergi itu tak lain lewat pemberitaan.

Ritiauw pun bersyukur momen peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren (Ponpes) Abdullah Yassin Al-Bayan (Yayasan Pesantren Terpadu Binaiya) di Desa Pasahari Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (10/2) yang dilakukannya menghiasi media cetak dan online di kota Ambon.

“Itu merupakan bukti komitmen dan kepedulian Korem 151/Binaiya untuk peningkatan pelayanan bagi para santri-santriwati agar lebih nyaman dalam menimba ilmu. Ponpes itu bisa jadi Ponpes binaan Korem dan harus jadi Ponpes terbaik di Maluku dengan berbagai rencana dan inovasi yang akan dilakukan,” tegas Jenderal TNI Bintang Satu itu.

Bagi Ritiauw, apa yang dilakukan bukan berkaitan persoalan agama semata, karena hal serupa juga sudah dibuat bagi rumah ibadah agama lain dan menjadi biasa sebagai orang Maluku, saling baku bantu. Sebab intinya adalah peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) Maluku.

“Kita harus jadi tuan dinegeri sendiri. Jangan kita bicara Blok Masel dan proyek besar lainnya sedangkan yang kecil-kecil saja banyak yang butuh perhatian dan sentuhan. Membangun Maluku tidak gampang, tantangannya lebih berat, karena kondisi geografisnya. Namun jika prinsipnya membangun dengan hati, pasti bisa,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed