by

Dalam 8 Hari, Kota Ambon Kembali ke Zona Orange

AMBON,MRNews.com,- Setelah masuk ke zona merah pada 14 Februari lalu karena tingginya kasus kematian akibat Covid-19, hanya butuh 8 hari saja untuk Kota Ambon balik lagi ke zona orange per Senin, 22 Februari 2021.

“Skoring zonasi yang sebelumnya kita miliki saat dizona merah itu kan 1,79. Jika merujuk data terbaru tanggal 22 Februari 2021, kita sudah ada dizona orange, dengan skoring mencapai 2,09. Artinya itu mengalami peningkatan drastis dalam sepekan,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Menurutnya, Kota Ambon masuk ke zona merah bukan karena tingginya tingkat penyebaran kasus Covid-19, tetapi akibat tingginya tingkat kematian. Bahkan waktu 8 hari untuk balik ke zona orange bukan hal mudah sebab ada syarat yang ditentukan.

“Artinya selama beberapa hari terakhir, kita sudah mampu mengendalikan virus ini, makanya status zonasi sudah balik lagi ke orange,” tegas Louhenapessy kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (23/2).

Dilihat dari kasus terkonfirmasi di Kota Ambon per Senin (22/2) tidak terlalu signifikan lagi karena hanya menyisakan 273 orang atau pasien dirawat dari 4557 kasus.

Sedangkan tingkat kesembuhan sangat tinggi mencapai 4224 kasus. Maka dapat dikatakan penyebaran Covid-19 sudah bisa dikendalikan.

“Sekarang tinggal kita jaga, jangan sampai ada yang meninggal dunia akibat Corona. Sebab satu-satunya situasi yang sangat dikhawatirkan pemerintah kota (Pemkot) Ambon, ditengah pandemi Covid-19 ini yaitu meningkatnya jumlah pasien positif yang meninggal dunia,” bebernya.

Kedepan tambah Walikota, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin, untuk menghilangkan penilaian buruk masyarakat tentang layanan medis di Kota Ambon baik pada rumah sakit maupun Puskesmas.

Pasalnya yang ada dipikiran masyarakat sekarang adalah jika masuk RS untuk periksa kesehatan, pasti akan meninggal dunia, padahal faktanya tidak begitu.

“Jika masyarakat sudah tidak lagi takut memeriksa kesehatan di rumah sakit, ditambah lagi penyebaran virus bisa kita kendalikan seperti sekarang, saya optimis, harapan Ambon menuju zona kuning dapat terwujud,” jelasnya.

Akibat pemikiran negatif itu, kata Richard, sehingga membuat banyak masyarakat harus menunggu kondisi kesehatan kritis, baru mau melakukan pemeriksaan.

“Sekarang ini, masyarakat tunggu mereka sudah benar-benar kritis dulu baru mau ke RS. Mestinya, jika sudah mulai merasa kurang sehat, segera periksa. Agar bisa diketahui sejak dini,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed