by

Curah Hujan Tinggi, BPBD Ambon Siaga

-Kota Ambon-175 views

AMBON,MRNews.com,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan bahwa selama beberapa hari kedepan akan terjadi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah di Maluku. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon pun siaga bencana selama hujan berlangsung di Kota Ambon. Sebab tingginya curah hujan terjadi beberapa hari terakhir ini.

“Kami telah membentuk tim untuk tetap siaga, jangan sampai terjadi bencana alam di Kota Ambon, baik itu longsor, banjir, pohon tumbang, dan lainnya. Mengingat sejak kemarin curah hujan sangat tinggi,” kata Kepala BPBD Demmy Paays kepada media ini di Ambon, Selasa (2/7/19).

Tim siaga bencana milik BPBD diakui Paays, akan selalu siaga selama 24 jam, sehingga ketika ada laporan terjadi bencana maka dengan cepat mereka bisa ke lokasi bencana. Dirinya lantas menghimbau kepada masyarakat baik yang tinggal di lereng bukit, tepi sungai, maupun dibawah pohon untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana. “Kita ingin saat ada laporan, petugas sudah ada di lapangan. Makanya kami bentuk tim siaga bencana.
Mengingat curah hujan tinggi, masyarakat harus selalu waspada dan hindari potensi bencana,” harapnya.

Untuk bencana longsor selama hujan beberapa hari terakhir ini menurutnya, berdasarkan laporan hingga saat ini belum ada. Hanya laporan bahwa ada pohon tumbang di dua lokasi yakni Tantui dan Museum Siwalima. “Dua titik yang kami dapatkan laporan, yaitu Tantui terjadi Senin (1/7) dan sudah ditangani. Sedangkan untuk di Museum sejak Selasa (2/7) pagi, namun sudah dibersihkan BPBD dan juga Damkar,” ungkap Paays.

Terpisah, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon Ashar mengatakan,
wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat dalam beberapa hari kedepan yakni, Kota Ambon, Kabupaten Malteng, Kabupaten SBT, Kabupaten Bursel, dan Kabupaten Kepulauan Aru. Dimana berdasarkan analisis pola angin, potensi pembentukan daerah tekanan rendah pada wilayah utara Papua dalam tiga hari kedepan dapat berpotensi menyebabkan terbentuknya belokan serta perlambatan massa udara di wilayah Maluku secara umum.

Lanjutnya, kelembaban udara lapisan atas cukup basah di wilayah Maluku bagian utara seperti pulau Buru, pulau Seram, dan pulau Ambon, yaitu berkisar antara 80 hingga 100 persen. Dan suhu muka laut di wilayah perairan Maluku menunjukan keadaan normal sehingga tambahan suplay uap air tidak cukup signifikan, kecuali pada wilayah laut Seram yang menunjukan anomali suhu muka laut yang cukup hangat.

“Namun masa udara basah lapisan rendah terpantau hampir diseluruh wilayah Maluku. Hal ini juga didukung dengan indkes labilitas sedang hingga kuat, maka potensi aktifitas pertumbuhan awan-awan hujan secara lokal cukup signifikan khususnya pada wilayah Maluku bagian tengah dan maluku tenggara. Masyarakat dihimbau untuk tetap hati-hati dan waspada selama curah hujan tinggi,” beber Ashar. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed