by

Cegah Corona, Pejabat & ASN Pemprov Dilarang Keluar Daerah

-Maluku-496 views

AMBON,MRNews.com,- Pimpinan OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Maluku dilarang berpergian keluar daerah tanpa ijin Gubernur atau Sekretaris Daerah. Bila ada yang melanggar, dipastikan akan ditindak dan diganti dari jabatannya.

Gubernur Maluku Murad Ismail mengaku, dirinya tidak main-main dengan warning itu. Sebab tujuannya baik untuk mencegah penyebaran Corona Virus Desease (Covid) 19 masuk ke Maluku. Meski hingga kini belum ada satu kasus virus Corona pun di Maluku.

“Seluruh OPD tidak lagi hadiri undangan di Jakarta, yang pergi tanpa ijin saya atau pa Sekda, tidak ada alasan untuk itu. Saya minta OPD tidak ada berpergian keluar daerah. Saya bicara ini kelihatan main-main tapi nanti sekali-kali saya cek, rapat tidak ada OPD itu pasti saya ganti,” tegas Murad kepada awak media dalam rapat penanganan dan pencegahan Covid 19 di kantor Gubernur, Senin (16/3).

Sejumlah undangan ke Jakarta yang penting, diakui Murad, semua dibatalkan. Diantaranya rapat kerja daerah PTT, kegiatan bersama Menteri ESDM pada 18 Maret yang bakal dihadiri Presiden serta rencana kehadiran isteri Menteri PAN-RB ke Maluku. Bahkan dirinya dalam beberapa hari ini hanya tinggal dirumah.

Menurut mantan Kapolda Maluku, pihaknya tidak main-main dengan masalah ini. Sebab Menhub Budi Karya positif Corona dan sementara diisolasi. Presiden Jokowi, jajaran Menteri dan pejabat lembaga negara pun telah menjalani tes. Bahkan Presiden Brazil, Menteri Kesehatan Inggris juga positif.

“Mereka yang punya RS terbaik saja kena. Apalagi kita yang punya RS peralatannya terbatas. Ini kelihatan main-main tapi saya serius. Sewaktu-waktu akan saya kumpulkan OPD dan rapat, saya mau tanya semua ada tidak. Kalau sakit mesti ada keterangan. Kalau ada keluar daerah akan ditindak,” tegas mantan Dankor Brimob Polri.

Saat ini lanjutnya, Provinsi Maluku belum mengambil tindakan meliburkan sekolah dan pegawai selama 14 hari karena belum ada kasus corona. Sebab jika tindakan itu dilakukan akan menimbulkan kepanikan masyarakat. “Jika di Maluku ada 1 saja masyarakat kena, kita akan liburkan sekolah dan kantor,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed