by

Cari Bukti Tambahan, KPK Geledah Balaikota Ambon

AMBON,MRNews.Com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melakukan penggeledahan atas dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pemberian izin prinsip pembangunan cabang retail tahun 2020 di Kota Ambon yang melibatkan Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Selasa (17/05).

Lembaga anti rasuah itu mencari bukti tambahan terkait dugaan tersebut. Pasalnya, Walikota Ambon, RL disangka menerima aliran dana berupa hadiah sebesar 525 juta.

Menurut pantauan media ini, awalnya KPK menurunkan 7 penyidik, kemudian disusul 9 orang lainnya, melakukan penggeledahan di ruangan Walikota, Wakil Walikota, dan Sekertaris Kota Ambon.

Terpantau juga beberapa lokasi titik disambangi KPK antara lain, Dinas PUPR Kota Ambon, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu hingga Alfamidi.

Hingga kini, semua tim penyidik masih berada di lantai II Balai Kota Ambon.

Diketahui, penggeledahan sejumlah kantor karena Richard Louhenapessy memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin persetujuan pengembangan cabang retail di Kota Ambon.

Namun, Richard diduga menerima aliran sejumlah dana dari berbagai pihak sebagai gratifikasi.

Tidak hanya RL, diduga AEH (Staf Pemerintah Kota Ambon) juga ikut andil secara aktif dalam proses perizinan agar segera disetujui dan diterbitkan.

Diketahui, hingga berita ini tayang, KPK masih intens lakukan penggeledahan dan pemeriksaan di Balaikota. (MR-03)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed