BUMN Hadir Bagi Korban Gempa Maluku di 51 Titik

AMBON,MRNews.com,- Lebih dari dua minggu pasca Gempabumi berkekuatan 6,5 SR pada Kamis, 26 September 2019 lalu disusul gempa 5,2 SR 10 Oktober 2019 yang melanda Provinsi Maluku secara khusus di tiga kabupaten/kota Maluku Tengah (Malteng), Seram Bagian Barat (SBB) dan Kota Ambon, memantik Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lewat program BUMN hadir untuk negeri bagi korban gempa bumi Maluku di 51 titik distribusi bantuan untuk 16.691 KK pada tiga (3) kabupaten/kota, 8 kecamatan dan 31 desa atau negeri.

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal kepada awak media di Santika Premiere Hotel-Ambon katakan, total Rp 3 Miliar berhasil terkumpul berupa uang tunai dan barang Sembako serta fasilitas camp pengungsi (tenda, terpal, selimut) dari sejumlah BUMN untuk disalurkan kepada korban pengungsi melalui PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai koordinator posko BUMN yang dibentuknya di Desa Wayame. Bantuan yang terkumpul dan tersalur itu diluar dari beberapa BUMN yang telah lebih dahulu secara institusi juga mendistribusi.

Selain di WIKA, sebutnya posko juga didirikan di Hunimua, Liang serta posko lain di ASDP untuk memperlancar bantuan ke pulau Seram dan Haruku melalui angkutan Ferry bermuatan truk. Hal itu telah dilakukan sejak 1 Oktober dan masih berjalan hingga kini selama masa tanggap darurat masih berlaku oleh pemerintah daerah. Bahkan, bukan saja bantuan dalam bentuk uang dan bahan makanan, fasilitas camp tetapi juga BUMN mendorong Telkom dan PLN untuk melakukan proses recovery internet serta listrik pada lokasi terdampak gempa.

“51 titik distribusi oleh BUMN hadir untuk negeri sejak 1 Oktober. Kebutuhan selain yang disebutkan diatas seperti sanitasi, MCK tidak. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa karena akan dikomunikasi dengan Pemda. Kita juga akan evaluasi dengan semua BUMN malam ini. Apa yang kira-kira masih kurang akan jadi perhatian mungkin menambah terpal, tenda. Sebab memang untuk terpal stok di Ambon habis, kita kemarin hanya dapat 300 set. Karenanya kita akan upayakan juga BUMN diluar Maluku bisa bantu. Slot bantuan terakhir nanti ke SBB,” tukas Hambra yang didampingi ketua yayasan BUMN hadir untuk negeri Harjawan Balaningrath, Haris Sukamto Manager Coorp Relations PT WIKA, Yuliana Koordinator CSR WIKA dan Kepala BNI Cabang Ambon Ferry Sihainenia, Sabtu (12/10/19).

BUMN sebut Hambra, akan sesuaikan dengan Pemda Maluku untuk langkah selanjutnya pasca masa tanggap darurat berakhir tentang pemulihan ekonomi peran apa yang diberikan bagi BUMN, termasuk pemulihan perumahan rakyat, rumah ibadah, sekolah sesuai fokus CSR BUMN yakni kemanusiaan, sosial dan keagamaan. Bahkan bukan tidak mungkin diupayakan adanya tenda darurat untuk siswa belajar serta trauma healing oleh BUMN langsung.

“Inti dari semua itu, tujuan kita lewat BUMN hadir untuk negeri adalah bagaimana bisa memberi manfaat bagi masyarakat Maluku khususnya pengungsi korban terdampak langsung Gempabumi,” kuncinya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *