Bukber, DPRD Ambon Santuni Anak Yatim

AMBON,MRNews.com,- Memaknai bulan suci Ramadhan 1440/H, keluarga besar DPRD Kota Ambon melakukan buka puasa bersama (Bukber) dengan pemerintah kota (Pemkot) Ambon, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis Ta’lim, di Baileo Rakyat Belso, Senin (27/5/19). Bukber tersebut dimaknai pimpinan, anggota dan sekretariat DPRD kota dengan memberikan infaq atau santunan kepada anak-anak dari yayasan Al Madinah dan yayasan Hekaleka di kota Ambon, yang diserahkan Ketua DPRD, James Maatita dan Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru.

Latuheru mewakili Walikota dalam sambutan katakan, kelancaran puasa basudara Muslim hingga hari ke-21 semata-mata karena kasih Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa tanpa ada gangguan dan hambatan dari aspek keamanan kota. Ini berarti tak lama lagi Ramadhan berakhir dan memasuki hari kemenangan Idul Fitri. Hal penting lain tentu karena sikap toleransi masih tetap dijunjung tinggi hingga kini oleh semua agama di tanah manise ini, serta bulan puasa memberi makna bagi semua agama, tak hanya Muslim.

“Apa yang dilakukan DPRD ini selaku mitra kerja, Pemkot mengapresiasi. Sebab sesungguhnya sebagai lembaga wakil rakyat, harus juga kembali menengok rakyatnya apalagi di bulan penuh berkah ini, secara khusus kaum dhuafa, janda dan anak yatim piatu. Kita pun bersyukur sikap
toleransi masih tetap dijunjung hingga kini. Kita harus menjaganya bagi anak cucu kita kelak. Bukber yang jadi bagian silaturahmi ini juga harus terus terbangun. Harmonisasi dan relasi sosial satu dengan lain, tanpa pandang latar belakang agama, suku dan lainnya terus terpelihara sehingga bisa masuki hari kemenangan dengan baik,” ungkapnya.

Sedangkan Maatita menegaskan, Bukber yang melibatkan semua elemen dalam semangat harmonisasi ini menunjukkan Ambon yang sejahtera, aman dan nyaman. Apalagi dalam tema menjalin tali silaturahmi antar orang basudara memberi makna harus terus didengungkan dalam suasana apapun, guna lebih memperkokoh Ambon semakin baik.

“Bulan suci ini penuh rahmat dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga muslim dan non muslim saling berinteraksi dan menghormati.
Sebab puasa bisa menghadirkan suasana lebih baik dan semakin memperkuat iman kaum muslimin khususnya. Ini juga bulan introspeksi diri. Mencari jawaban keimanan kita kepada Tuhan dan memperkuat akhlak,” pesan politisi PDI Perjuangan.

Sementara, Ustad Arsal Tuasikal dalam taudsiyah singkatnya menerangkan bahwa orang beriman harus mampu menegakkan dan memberi rasa aman, termasuk pemerintah. Jika tidak mampu, maka bukan orang beriman. Sebab dalam sejarah, Islam mampu memberi rasa aman bagi umatnya dan agama lain, sebaliknya pun demikian agama lain dan Islam mampu ciptakan rasa aman, saling melindungi dan menjaga. “Mari kita tunjukkan bagi dunia, Kota Ambon menjadi pusat kehidupan orang basudara yang kuat dan terjaga serta mampu memberi rasa aman bagi siapapun,” ungkapnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *