BNPB Salurkan Bantuan 1M & RS Lapangan ke Maluku

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1 miliar kepada pemerintah provinsi Maluku untuk digunakan dalam penanganan darurat terhadap korban pasca gempa bermagnitudo 6,5 SR yang menimpa kota Ambon, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Selain bantuan dana, institusi pimpinan Doni Monardo ini pun direncanakan besok (hari ini-red) akan mengirimkan satu unit rumah sakit (RS) lapangan dengan perlengkapannya yaitu tempat tidur, matras dan lainnya, dimana satu set terdiri dari 7 tenda. Tak hanya BNPB, yayasan BUMN juga memberi anggaran senilai Rp 200 juta ke Maluku.

“BNPB hari ini (kemarin-red) telah menyalurkan dana sebesar Rp 1 Miliar. Mudah-mudahan sudah ditransfer ke rekening BPBD. Kemudian mungkin besok (hari ini-red) kita kirimkan satu unit rumah sakit lapangan, lengkap dengan perlengkapannya yaitu tempat tidur, matras dan lainnya tidak termasuk perlengkapan medis. Satu set ini terdiri dari 7 tenda serta 30 unit tenda lapangan dimana tiap unit bisa menampung sekitar 30 orang,” ujar kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo kepada awak media usai menimpa lokasi gempa di Ambon dan Malteng, Jumat (28/9/19).

Selain itu, ungkap Doni, BNPB juga telah mengirimkan tim untuk melakukan penilaian terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat gempa di tiga daerah. Lantas sesuai dengan ketentuan yang ada, BNPB bisa memberikan juga bantuan kepada masyarakat yang mengalami kerusakan rumah baik rusak berat, sedang maupun ringan. “Termasuk juga nanti fasilitas-fasilitas umum, fasilitas pendidikan dan sebagainya nanti ada pada lembaga yang berkewajiban untuk mengurusnya,” paparnya.

Usai menerima bantuan yang diserahkan simbolis oleh kepala BNPB, Gubernur Maluku Murad Ismail berterima kasih karena pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi sangat peduli dengan bencana yang dialami Maluku melalui instruksi kepada BNPB agar penanganan segera. Bahkan Presiden pun beberapa kali telah menelpon untuk mengecek perkembangan dampak gempa di Maluku. “Beliau sudah telepon dan mengecek. Apalagi pa Doni dan saya juga sudah tinjau lokasi bencana serta pengungsi. Dan langsung serahkan bantuan bencana sebesar Rp 1 miliar,” terang Gubernur.

Kemungkinan meninjau juga kabupaten SBB dan Saparua, Haruku diakui Murad, SBB malah tidak parah amat sebab juga yang meninggal hanya 2 orang. Sementara di Maluku Tengah kurang lebih 10 orang dan Ambon 2 orang. Sehingga total 19 orang yang meninggal sampai saat ini. Padahal, di Maluku Utara, bangunannya terdampak gempa semua rata dengan tanah tapi yang meninggal hanya sedikit 2 orang.

“Di Maluku minim, sama sekali belum lulu lantah tapi orang meninggal banyak karena kurang sigap. Pokoknya pernyataan pa Doni secara teknis kita akan lihat. Termasuk juga meningkatkan dan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Nanti setelah ini stelah pemulihan kita sosialisasi intensif. Setelah semuanya tenang dan kondusif. Akan didorong terus lewat kordinir kepala BPBD,” tutupnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *