by

Belum Semua Anggota DPRD Kota Ambon Divaksin Covid-19

AMBON,MRNews.com,- Ternyata dari 34 anggota DPRD kota Ambon, belum semuanya melakukan vaksinasi Covid-19. Entah kenapa. Padahal mereka harusnya jadi contoh kepada masyarakat yang hingga kini masih enggan divaksin karena takut, belum yakin dan sebagainya.

Sibuk dengan intensitas “terbang” keluar daerah kota Ambon ke Jabodetabek untuk dinas dikurun waktu tiga-empat kali dalam dua bulan terakhir ini jadi alasannya hal itu belum dilakukan.

Dari data dinas kesehatan (Dinkes) kota Ambon, baru 24 wakil rakyat yang disuntik. 18 anggota mengikuti vaksin massal di halaman Baileo Rakyat DPRD, 26 Maret Lalu. 6 orang lainnya diperkirakan memilih vaksin di Puskesmas terdekat.

Artinya masih tersisa 10 anggota, termasuk diantaranya wakil ketua DPRD dari fraksi PDI Perjuangan Gerald Mailoa yang belum.

“Beta mesti cek. Karena mereka pergi ke Puskesmas Tiahahu, Belakang Soya untuk vaksin. Kalau tidak salah setahu beta sudah sekitar 24 anggota, karena belum semua. Kalau beta tidak salah,” jelas kepala dinas kesehatan kota Ambon Wendy Pelupessy via seluler.

Dia mengaku, belum semua anggota divaksin karena dengan alasan berbagai macam diantaranya berangkat keluar daerah dan sebagainya. Padahal ketika tiba di Ambon, harus ada inisiatif diri untuk langsung ke Puskesmas untuk vaksin.

“Maunya kita begitu (datang langsung vaksin-red). Katong mau paksa bagaimana. Katong tinggal bataria setengah mati, ajak masyarakat vaksin. Tapi kalau anggota DPRD tidak mau yah,” sesalnya.

Pihaknya tambah Wendy, terus berkoordinasi dengan pimpinan DPRD agar semua anggota divaksin di Puskesmas terdekat usai tiba dari dinas luar daerah.

“Dari 10 itu, salah satu pimpinan DPRD pa Gerald (Mailoa-red) belum. Dua pimpinan lain ibu Ely dan pa Rustam sudah saat vaksin massal 26 Maret,” beber Wendy, Minggu (25/4).

Akhir April ini merupakan deadline bagi vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Wendy berjanji akan melakukan pendekatan persuasif dengan anggota DPRD tersisa untuk vaksin.

“Khan tetap masih bisa tervaksin, tidak langsung selesai. Yang jelas prioritasnya itu ada, tapi tetap masih bisa divaksinasi,” cetus Wendy.

Sementara anggota DPRD provinsi, sambung Wendy, pihaknya sudah menyurat tapi belum ada respons balik bisa dilakukan vaksinasi kapan. Namun untuk saat ini terfokus vaksin untuk OPD di pemerintah provinsi mulai dari Kamis-Jumat dan Senin-Selasa di Sporthall. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed