Bank Sampah Alstonia Diharapkan Jadi Contoh

AMBON,MRNews.com,- Bank sampah Alstonia yang baru diresmikan di kawasan Pohon Pule, kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (11/4/19), diharapkan jadi contoh bagi bank sampah lainnya yang sudah ada di kota ini, terutama dalam pengelolaannya. Karena sebelumnya memang sudah ada banyak bank sampah yang terbentuk atas inisiasi lingkungan tapi belum efektif, sebab masih memandang bank sampah dalam perspektif yang berbeda-beda.

“Orang sering lihat sampah sebagai musuh, padahal harus jadi kesempatan dan peluang emas untuk meningkatkan harkat dan martabat hidup masyarakat secara ekonomis jika dikelola secara baik. Karenanya, bank sampah jadi salah satu sarana mengajak masyarakat untuk bawa sampah dan jual, sehingga merubah itu jadi nilai ekonomis yang menguntungkan,” ujar Walikota Ambon, Richard Louhenapessy sebelum resmikan the gade and gold bank sampah Alstonia program CSR PT Pegadaian.

Pasalnya sampah katanya, saat ini sudah menjadi masalah nasional, regional dan internasional dan sangat serius dibicarakan. Tak saja masalah lingkungan, tapi dunia. Dimana semua orang gencar bersatu padu mengatasi masalah sampah dan bagian penanganan sampah sudah menjadi tekad pemerintah kota (Pemkot) Ambon dan masyarakat. Terbukti, setiap Jumat Jumpa Berlian dan beberapa waktu lalu seluruh pimpinan OPD diajak ke Makasar studi tiru karena bank sampah banyak di Makasar dan diatur dengan nilai jual berbeda.

Walikota lantas memberikan apresiasi atas program CSR dari PT Pegadaian (Persero) yang melihat kesempatan ini dan membantu menyediakan bank sampah bagi warga di pohon pule khususnya dan masyarakat kota Ambon umumnya. Juga dalam waktu dekat PLN akan bantu CSR bank sampah lagi dan nanti dipilih lokasinya yang tepat sama dengan lingkungan ini dengan RTH, bebas sampah dan dukungan masyarakat.

“Saya minta dinas lingkungan hidup dan persampahan harus jemput bola bukan tunggu. Sebab banyak CSR di BUMN, tapi kurang didapat. Harus lebih proaktif. Tapi, hari ini patut kita bersyukur, Tuhan sediakan kita bank sampah lewat Pegadaian. Artinya, Pegadaian dapat mengimplementasi niatnya untuk masyarakat, yakni mengatasi masalah tanpa masalah. Kita akan terus follow up ini. Dengan mendorong, jadikan sampah sebagai sahabat dan terus berupaya bangun kesadaran warga. Agar orang nantinya bisa nikmati Ambon aman, bersih dan indah jika semua sudah tertangani dan ada kesadaran,” terangnya.

Pemimpin wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VI Makasar, Alim Sutiono mengaku, bank sampah Alstonia ini merupakan bank sampah ke-61 di Indonesia yang dibantu lewat CSR Pegadaian dan diharapkan terus terjadi. Sebab selain tujuannya mengajak warga peduli sampah dan pemberdayaan, tetapi juga bisa membawa nilai ekonomis jika dikelola secara baik.

“Kita saat ini bertransformasi dan mengusung tema clean and gold . Sampah yang nanti ditukar uang, bisa ditabung dan berinvestasi emas. Kami benar niat membantu, bukan menjual emas. Saya sangat apresiasi Pemkot, tiga pimpinan hadir langsung. Tandanya Pemkot sangat support Pegadaian,” ujarnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *