by

ASN Pemkot Ambon Kumpulkan Zakat & Infaq Januari 2022 Rp 23 Juta

AMBON,MRNews.com,- Menindaklanjuti
arahan Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam pencanangan gerakan cinta zakat aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon November 2021 lalu,
maka ASN Pemkot telah kumpulkan zakat, infaq dan sedekah bulan Januari 2022 lalu sebesar Rp 23 Juta dari target Rp 25 juta.

Kabag Kesra Kota Ambon Fenly Masawoy yang juga Sekretaris UPZ Ambon, Fenly Masawoy katakan, anggota Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar diseluruh OPD Pemkot sudah mulai pengumpulan zakat, infaq dan sedekah Januari lalu 2022.

Dimana dari target sementara 670 pegawai wajib zakat, diluar guru, tenaga pendidikan dan BUMD, berhasil terkumpul sebesar Rp 23 Juta atau 80-an persen dari Rp 25 juta target potensi fitrah.

“Itu Alhamdulillah, Puji Syukur. Karena ini baru langkah awal, mudah-mudahan di bulan kedua ada peningkatan yang menjadi akhirnya pengumpulan zakat oleh BAZNAS Kota Ambon yang telah disetor ini dapat dimanfaatkan bagi masyarakat kota sendiri,” terangnya di Marina Hotel Ambon, Rabu (23/2).

Diketahui, sesuai instruksi Walikota bahwa mulai Januari 2022 dilakukan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah di lingkup Pemkot Ambon bagi ASN melalui UPZ yang telah dibentuk dan dikukuhkan Walikota bersamaan dengan peresmian gedung BAZNAS November tahun lalu.

Kepentingan zakat, infaq dan sedekah yang disetor atau dikumpulkan itu sebut Masawoy, demi kepentingan penanggulangan kemiskinan masyarakat di kota Ambon, penanganan kondisi kedaruratan dan sebagainya.

“Intinya bagaimana dengan zakat itu dia bisa membantu meringankan pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan kemanusiaan, kesenjangan sosial dan lainnya,” bebernya disela-sela konsultasi publik penyusunan Perwali Ambon tentang sistim koordinasi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di lingkup Pemkot Ambon.

Memang pengumpulan zakat, infaq dan sedekah untuk bulan Januari 2022, ada ASN yang belum melakukan kewajibannya. Tapi diharapkan bulan-bulan berikutnya, yang bersangkutan sudah mulai setor ke UPZ ditiap OPD.

Harapannya pula melalui Perwali Ambon yang sementara dilakukan konsultasi publik ini sambungnya, dapat menjadi regulasi bersama yang mengatur, memandu sistem koordinasi pengelolaan zakat, infaq dan sedekah.

“Perwali ini dia mengatur teknis semua. Jadi apa yang kita laksanakan ini akan diatur, dan disahkan dengan Perwali. Nanti kita evaluasi setiap tiga bulan bersama dengan BAZNAS, apa saja yang kurang. Bulan kedua ini sementara dikumpulkan. Kan batas waktu sampai tanggal 27,” bebernya.

Jadi tambahnya, setelah terkumpul semua, telah disetor dengan bukti transfer, baru direkap berapa yang terkumpul. Masuki dua tiga bulan baru evaluasi, kenapa menurun atau meningkat.

“Ini masih awal. Yang penting itu akhirnya komitmen pa Walikota dan pa Wakil untuk pengumpulan zakat, infaq dan sedekah mulai Januari 2022 direalisasi. Sebab di pemerintah daerah lain dia berjalan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed