APCS 2019, Pesohor Dunia Berbagi Sukses Dengan Delegasi Ambon

AMBON,MRNews.com,- Event Walikota Se-Asia Pacific atau Asia Pacific Cities Summit (APCS) 2019 yang berlangsung di Kota Brisbane, Australia, 8-11 Juli 2019, turut dihadiri narasumber yaitu orang-orang hebat pemilik segudang pengalaman sukses yang telah diraih, sekaligus berbagi success story atau cerita sukses dengan semua delegasi termasuk Kota Ambon.

Sesuai rilis yang diterima media ini dari Diskominfo-Sandi, Selasa (9/7/19), salah satu pesohor sukses Marc Randolph, mantan CEO Nettflix dalam materinya menegaskan bahwa inovasi yang dilakukan ada resikonya.

“Jika kita mau berinovasi tentu harus siap mengambil resikonya,tetapi perlu ada toleransi atas resiko itu,” papar Marc. Inovasi, lanjut dia, bisa dimulai dari ide-ide (gagasan) yang sederhana hingga kompleks. “Seperti ungkapan William Goldman: ‘Nobody knows anything’. So, Take a Risk and Do Something (Jadi, Ambil resiko dan lakukan sesuatu),” kutip Marc.

Dikatakan, melatih diri untuk rasa sakit, sudah pasti rasanya tidak nyaman. Melatih diri menemukan ide, baik ide lama maupun ide baru, akan terasa sama yakni tidak nyaman. “Caranya : Brainstorming idea, Analysis idea. Bisa coba-coba ide dan focus pada ide-ide tertentu. Untuk mencoba ide bisa saja terjadi kegagalan, tetapi harus terus diulang untuk mendapatkan pembaruan dalam menyempurnakan ide dimaksud,” ujar Marc.

Sementara Greg Clark menyatakan, kota dengan resiko, urbanisasi, karbon atas perubahan iklim dan lain-lain, harus mendorong inovasi. “Jadi Pemda hadir untuk bukan saja menyelesaikan permasalahan. Tetapi juga untuk inovasi, kerjasama guna mewujudkan perubahan teknologi,” terang Greg.

Dikatakan, revolusi industry 4.0 merupakan era digital untuk layanan, seperti kota dengan transportasi atau mobilitas yang digital.“ Industri 4.0 Kota Digital. Kedepan industry 5.0 Kota Automatisasi dengan teknologi, smart city, sustainable city dan sebagainya. Ada juga teknologi layanan masyarakat, seperti integrasi ruang kota yang keterkaitan dengan kota-kota disekitarnya,” ujar Greg lagi.

“Kenapa harus kota berinovasi. Pasalnya perubahan itu terjadi terus menerus dan masyarakat mengharapkan layanan yang baik. Seperti zero carbon cities 2050. Kota dengan ekonomi sharing. Jadi semua warga memberikan sumbangan untuk pembangunan ekonomi,” sambungnya.

Diketahui, APCS 2019 dibuka Walikota Brisbane, Adrian Schrinner, di Gedung Convention Center, Senin, (8/7/2019) dan direncanakan berakhir Kamis, (11/7). Walikota dari negara Asia Pacific, seperti Korea, China, Jepang, India, Malaysia dan Indonesia hadir. Untuk Indonesia, diantaranya Walikota Bogor, Arya Bima; Walikota Ambon, Richard Louhenapessy; Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra; Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina serta sejumlah Walikota lain dari Provinsi Sumatera, Kalimatan, NTB mewakili komisariat wilayah APEKSI di Indonesia.

Sejumlah masalah-masalah yang dihadapi setiap kota dibahas sekaligus dicari solusi pada forum-forum diskusi terpisah, yang telah diatur panitia. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *