by

Aneh, Begini Alasan Gubernur-Wagub Harus Absen di Hari Pattimura

AMBON,MRNews.com,- Ketidakhadiran Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas Orno saat upacara hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke 204 di Pattimura Park Ambon, Sabtu (15/5) ditanggapi internal pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku Semmy Huwae mengaku absennya orang nomor satu dan dua di Maluku pada momen sakral itu bukanlah tanpa alasan.

“Telah disepakati bersama bahwa yang menjadi Irup pada hari bersejarah Pahlawan asal Maluku ke 204 tersebut adalah Pangdam XVI Pattimura Mayjen (TNI) Jeffry Apolly Rahawarin,” tandas Huwae, Minggu (16/5).

Huwae meminta agar persoalan ini tidak dipermasalahkan karena telah menjadi komitmen bersama antara Gubernur, Kapolda dan Pangdam XVI Pattimura.

“Walaupun Pangdam XVI Pattimura yang menjadi Irup namun sambutan yang dibacakan adalah sambutan Gubernur,” tukasnya.

Namun tanggapan Pemprov itu terbilang aneh. Sebab hanya karena alasan Irup telah disepakati dipimpin bergiliran diantara forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) khususnya Gubernur, Pangdam dan Kapolda, kedua pemimpin di Maluku itu tak perlu hadir langsung.

Padahal, bila Gubernur tidak hadir, bisa didelegasikan kepada Wakil Gubernur sebagai “pembantu” Gubernur yang notabene stay di ibukota provinsi Maluku. Akan tetapi diwaktu bersamaan, keduanya absen.

Parahnya, dari informasi yang didapat media ini menyebutkan, Gubernur Murad Ismail sudah bertolak keluar daerah sehari sebelumnya atau tanggal 14 Mei.

Mantan Kapolda Maluku itu diduga ke Ibukota Jakarta dalam rangka pernikahan sang anak yang direncanakan pada 18 Mei mendatang.

Kondisi itu jelas “melanggar” aturan yang diturunkan pemerintah pusat, tentang larangan melakukan perjalanan keluar selama 6-17 Mei 2021 untuk memutus penyebaran Covid-19 kecuali urusan perjalanan/tugas dinas dan kebutuhan mendesak seperti keluarga inti sakit, meninggal dan sejenisnya.

Ketidakhadiran Gubernur maupun Wagub pada upacara peringatan hari Pattimura ke-204 tahun 2021 pun menjadi catatan buruk dalam perjalanan pemerintah provinsi Maluku.

Sebab hasil penelusuran, ini pertama kalinya dua pemimpin daerah absen bersamaan ketika upacara peringatan pahlawan nasional asal daerahnya sendiri. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed