by

Ambon Sedang Gencar Vaksinasi, Pemprov Maluku Baru Ingin Canangkan

AMBON,MRNews.com,- Kota Ambon sedang gencar-gencarnya jalan dengan penyuntikan vaksinasi Covid-19 yang sudah memasuki tahap ketiga, demi mencapai target 72 ribu orang sasaran. Saat ini, sudah mencapai 50 ribu lebih yang disuntik.

Apa yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon itu berbanding terbalik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang baru akan melakukan pencanangan serbuan vaksinasi menuju 1 juta vaksin per hari mulai 26 Juni mendatang.

Gubernur Maluku Murad Ismail berkelit, pencanangan serbuan vaksinasi menuju 1 juta vaksin per 26 Juni merupakan salah satu keseriusan Pemprov Maluku untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat.

Dikatakan, ada beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian. Yakni untuk meningkatkan kekebalan kelompok dalam masyarakat vaksinasi penting untuk dilaksanakan disemua wilayah kabupaten/kota.

“Maka Bupati/Walikota harus berperan sebagai penggerak masyarakat diwilayah masing-masing dalam program vaksinasi ini,” tandas Murad saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) serbuan vaksinasi menuju 1 juta vaksin per hari, di kediaman pribadinya Desa Poka, Kamis (24/6/21).

Ditegaskan, pemerintah kabupaten/kota se-Maluku bersama unsur TNI/Polri kewilayahan agar melaksanakan pencanangan vaksinasi secara serentak diwaktu yang sama dengan provinsi.

Dalam serbuan vaksinasi ini, dirinya mengharapkan adanya komunikasi, koordinasi dan kolaborasi efektif antara Satgas penanganan Covid-19 daerah, unsur TNI/Polri dan stakeholder yang ada, serta seluruh lapisan masyarakat didaerah.

“Dimana penentuan strategi pelaksanaan vaksinasi harus memperlihatkan pendekatan sosial budaya dan karakteristik wilayah masing-masing,” jelasnya.
didampingi Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin dan Kapolda Maluku Irjen. Pol. Refdi Andri.

Mengenai logistik vaksin, Murad menghimbau dinas kesehatan kabupaten/kota, agar data pelaksanaan vaksin harian harus dilaporkan ke pihak provinsi dan diinput didalam sistem yang terintegrasi langsung dengan Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu, dirinya juga meminta Bupati/Walikota agar menindaklanjuti instruksi Mendagri Nomor 14 tahun 2021 dan instruksi Gubernur Maluku nomor 3 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM Mikro di kabupaten/kota masing-masing.

“Hal itu agar upaya edukasi pencegahan covid 19 dan seruan vaksinasi dapat dilaksanakan secara masif dan terstruktur,” tutupnya.

Ditempat yang sama, ketua pelaksana harian Satgas Penanganan Covid-19 Maluku Kasrul Selang, menegaskan perlu adanya upaya bersama, untuk memastikan sasaran vaksinasi bisa mendapatkan haknya dengan melibatkan semua pihak di masyarakat.

“Lokasi vaksinasi akan ditentukan masing-masing kabupaten/kota. Kabupaten/kota juga yang melakukan pemetaan target sasaran vaksinasi, fokus di ibukota daerah dan wilayah padat,” harap Kasrul.

Kasrul juga meminta agar memastikan alur logistik vaksin dan rantai dingin didaerah (koordinasi dengan Kemenkes), melakukan kerjasama lintas sektor untuk pos vaksinasi massal.

“TNI/Polri berperan penting untuk mempercepat cakupan vaksinasi ditiap daerah. Optimalkan potensi daerah dalam memberikan edukasi dan sosialisasi tentang vaksinasi,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed