Ambon Masuk 25 Besar Penilaian SPBE se-Indonesia

AMBON,MRNews.com,- Setelah melalui proses evaluasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI terhadap pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) daerah, Kota Ambon dinyatakan masuk dalam 25 besar Pemerintah Daerah se-Indonesia dengan index sebesar 2,93 kategori baik.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Joy Adriaansz, saat mendampingi Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler pada penyerahan hasil evaluasi SPBE oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (28/3/19) di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, dalam rilis yang terima media ini, Jumat (29/3) menjelaskan, tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengikuti evaluasi SPBE oleh KemenPAN-RB. Dimana pelaksanaan SPBE di Pemkot Ambon sudah mampu memberikan hasil mengejutkan dengan indeks sebesar 2,93, walau evaluasi SPBE baru pertama kali diikuti.

“Nilai terendah kategori baik 2,6, kita mendapat 2,93. Dengan indeks sebesar itu, Pemkot dalam evaluasi ini termasuk 25 Pemkot yang ber-indeks SPBE kategori baik. Sisanya, 73 kota Pemkot masih ber-indeks dibawah 2,6 (cukup/kurang). Pada penilaian ini, baru ada penilaian baik sebagai nilai tertinggi. Belum ada yang mampu diatas kategori baik. Ambon termasuk 25 Pemkot yang ber-indeks baik tersebut,” jelas Adriaansz.

Aspek penilaian SPBE, lanjutnya, meliputi domain kebijakan SPBE, domain tata kelola, dan domain layanan SPBE. Dengan paling tinggi nilai Ambon ada pada domain layanan SPBE (nilai 3,12) dengan rincian administrasi pemerintahan 3,00 dan pelayanan publik 3,33. Disamping itu, yang mendukung pula adalah nilai domain tata kelola yang terdiri dari strategi dan perencanaan (3,00) dan TIK (3,00).

Atas pencapaian ini, dirinya bersyukur dan berterima kasih untuk Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Kota Ambon atas bimbingan, arahan dan dukungannya, serta seluruh pimpinan perangkat daerah dan ASN lingkup Pemkot atas komitmen dan dukungan yang diberikan. “Khusus jajaran Dinas Kominfosandi, saya sampaikan terima kasih yang tinggi atas kerja keras dan cerdas serta sinergitas yang terjaga selama ini. Ini modal utama mencapai prestasi lebih baik lagi di masa mendatang,” ujarnya.

Ditambahkan Joy, tahun 2019 Pemkot Ambon juga mengikuti penilaian Smart City yang diselenggarakan Kementerian Kominfo RI, Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kementerian PAN- RB serta Bappenas, dan hasilnya Kota Ambon terpilih menjadi salah satu kota menuju 100 Smart City. Atas prestasi itu, akan dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang direncanakan berlangsung pada 30 April 2019 di Jakarta. (MR-02/MC)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *